Sosial

Program Swasembada Pangan. Perintah KSAD Tidak Boleh Gagal

Dandim 0118/Agara bersama Muspika Babul Ramah panen padi perdana 1 April 2015 menyongsong
Swasembada Pangan. [Dinni]
ACEHTERKINI.COM | Dandim 0108/Agara  Letkol Inf Yudiono mengatakan prajurit TNI dijajaran Kodim Aceh Tenggara (Agara) terutama bagi Danramil dan Babinsa yang menjadi pendamping PPL dan KCD Pertanian di desa-desa dalam melaksanakan upaya khusus membantu pemerintah kabupaten dan kementerian pertanian terkait swasembada pangan.
Yudiono mengatakan tugas pengawasan ketahanan pangan dalah perintah langsung dari Panglima TNI dan Kepala Staf Angkatan Darat. 
“KSAD sudah berjanji apabila program nasional swasembada pangan tersebut gagal maka KSAD akan mengundurkan diri atau siap untuk dicopot dari jabatannya,” pungkas Dandim saat melakukan panen padi perdana di Kecamatan Babul Ramah  Aceh Tenggara, Rabu (1/4/2015). 
Indonesia saat ini membutuhkan 33 Ribu ton beras per tahun untuk mencapai swasembada pangan.

“Untuk mencapai swasembada pangan selama tiga tahun, Pemerintah sudah mengalokasikan dana sebesar Rp 21 triliun, dan program ini harus berhasil dan tidak boleh gagal,” terang Yudiono.[Dinni]

To Top