Kesehatan

Nyamuk Aneh Muncul, Warga Abdya Minta Dinkes Lakukan Fogging

Nyamuk Aneh Muncul, Warga Abdya Minta Dinkes Lakukan Fogging
Foto Ilustrasi

ACEHTERKINI.COM | Sejumlah warga di Kecamatan Tangan-Tangan, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) meminta Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat melakukan Fogging. Pasalnya, dalam waktu sepekan ini lokasi pemukiman warga sudah mulai banyak nyamuk berbahaya karena ukurannya juga cukup besar dan ganas.

Sukirman, Warga Desa Mesjid, Kecamatan Tangan-Tangan, yang dijumpai wartawan, Rabu (29/4/2015) mengaku kuatir dengan banyaknya nyamuk yang ukurannya tidak seperti nyamuk biasa. Nyamuk-nyamuk tersebut nampak merajalela disejumlah kebun bahkan dalam rumah warga.

“Nyamuk itu cukup berbahaya dan bentuknya juga sangat mengerikan, kemudian gigitannya juga sangat sakit tidak seperti gigitan nyamuk biasanya,” kata Sukirman.

“Kita meminta instansi terkait dalam hal ini Dinkes Abdya untuk segera turun lapangan, dan melakukan fogging, karena nyamuk tersebut sudah mulai tersebar dimana-mana,” pintanya.

Hal senada juga diakui oleh warga Desa Geulumpang, Kecamatan Tangan-Tangan, Rusdi, bahwa dalam sebulan ini, didesanya sudah banyak nyamuk yang cukup berbahaya karena ukurannya tidak seperti nyamuk biasa.
“Kita jarang melihat jenis nyamuk seperti itu, jangan-jangan itu nyamuk berbahaya, untuk itu kita minta agar desa kami ini di fogging, supaya keberadaan nyamuk itu tidak terus berkembang biak,” singkatnya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Tangan-Tangan, Sulaiman yang dihubungi terpisah, juga belum menerima laporan terkait banyaknya nyamuk di Desa Geulumpang, Mesjid dan sebahagian Desa Gunong Cut.

“Namun untuk memastikan kita akan coba turun kelapangan dulu,” katanya.

Disamping itu, lanjutnya, wewenang untuk melakukan fogging itu ada di Dinkes Abdya. “Tetapi sejauh ini kita belum terima perintah untuk mendampingi pihak dinas melakukan fogging, tapi akan kita coba tanyakan ke Dinas,” demikian ujar Sulaiman.

Terkait dengan hal itu, Kepala Dinkes Abdya, Martunis Mkes membenarkan kalau urusan fogging adalah tanggun jawab instansinya. “Kami belum menerima laporan kalau daerah itu banyak nyamuk yang membuat warga terserang DBD,” ujarnya.

“Kita akan coba turun kelokasi untuk memastikannya, kalau seandainya memang perlu untuk di fogging, akan kita lakukan untuk mencegah DBD sejak dini,” demikian Martunis. [Rizal]

To Top