Hukum

MaTA : Ilyas Pase Bisa Dihukum Mati. Kejati Harus Serius

Alfian

ACEHTERKINI.COM | Direktur Masyarakat Transparansi Aceh (MaTA), Alfian meminta agar Kejaksaan Tinggi benar-benar serius menuntaskan kasus Rp7,5 miliar yang melibatkan mantan Bupati Aceh Utara, Ilyas A Hamid.

Ilyas A Hamid panggilan akrabnya Ilyas Pase diindikasikan terlibat dalam dua kasus, yakni kasus korupsi Rp220 miliar dan kasus pinjaman Rp7,5 Miliar.

Dalam kasus Rp220 miliar, Majelis Pengadilan Tindak Pidana Korupsi memerintahkan agar ditahan. Sedangkan dalam kasus pinjaman Rp7,5 miliar, Ilyas Pasee ditetapkan sebagai tersangka yang akhirnya ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) karena tidak memenuhi pangggilan penyidik.

Terkait dengan kasus pinjaman Rp7,5 miliar, MaTA mendesak agar Kejati Aceh serius mengusutnya.

“Dalam kasus Rp7,5 miliar, MaTA meminta Kejati Aceh tidak melindungi oknum-oknum yang terlibat, kasus ini banyak yang terlibat,” ujar Alfian, Rabu (15/4/2015).

Terkait dengan Ilyas A Hamid, menurut MaTA sudah sepatutnya dijatuhi hukuman mati atau hukuman seumur hidup. Dalam penjelasan pasal 2 ayat 2 UU No 20 Tahun 2001 j.o UU No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi disebutkan dalam hal tindak pidana korupsi sebagaimana dimaksud ayat (1) dilakukan dalam keadaan tertentu, pidana mati dapat dijatuhkan.

Dalam ketentuan pasal 2 ini dijelaskan yang dimaksud keadaan tertentu atas pemberatan pemidanaan bagi pelaku tindak pidana korupsi dapat dilakukan apabila melakukan pengulangan tindak pidana korupsi. [red]

To Top