Hukum

Kekerasan Pemilukada di Aceh akan Diseminarkan

Foto Ilustrasi [Internet]
ACEHTERKINI.COM | The Habibie Center (THC) bersama Jaringan Survey Inisiatif (JSI) akan menggelar seminar nasional bertema Demokrasi, Kekerasan dan Pembangunan Perdamaian di Wilayah Pasca Konflik di Indonesia pada Kamis (2/4/2015) di Hermes Palace Banda Aceh.
“Kegiatan ini untuk mendiseminasi hasil penelitian terkait kekerasan dalam Pilkada di Maluku dan Aceh kaitannya dengan demokrasi dan pembangunan perdamaian di wilayah paska konflik,” kata Ketua pelaksana dari JSI, Ratnalia Indriasari.
Dalam siaran tertulisnya, Indri menjelaskan kegiatan yang didasarin pada data Sistem Pemantauan Kekerasan (SNPK-THC) terkait pemilukada di Indonesia (2005-2013) yang dianalisis  secara komparatif atas dua kasus berbeda, yaitu Aceh dan Maluku, menunjukkan bahwa dua provinsi tersebut berada pada urutan teratas, di samping Papua, Maluku Utara dan Nusa Tenggara Barat.
“Tingkat kekerasan di dua daerah ini (Aceh dan Maluku) lebih menonjol dilihat dari jumlah insiden dan dampak yang disebabkannya, termasuk jumlah tewas, cedera dan bangunan rusak,” kata Indri menambahkan.
Seminar nasional ini akan diisi empat pemateri yaitu  Mohammad Hasan Ansori, Ph.D (Peneliti SNPK-THC), Robby Syah Putra (Komisioner KIP Aceh),  Chairul Fahmi, MA (Peneliti The Aceh Institute),  Dr. Effendi Hasan (Dosen FISIP Unsyiah). [red]

To Top