Peristiwa

Irigasi Jebol, Petani Abdya Kuatir Sawah Terancam Kering

Muspika Manggeng, Kabupaten Abdya sedang meninjau lokasi jebolnya irigasi induk akibat hujan deras.
Warga berharap agar Pemerintah segera memperbaiki kerusakan itu. [Rizal]
ACEHTERKINI.COM| Dinding Saluran Induk Irigasi, Desa Lhok Puntoy, Kecamatan Manggeng, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) jebol sepanjang 15 meter karena diterjang arus air dan disertai hujan deras dari sore Jum’at (17/4/2015) hingga Sabtu (18/4/2015).


Nasruddin, seorang petani di Desa Lhok Puntoy, Kecamatan Manggeng, mengatakan, hujan deras dari sore hingga tengah malam, membuat dinding saluran induk irigasi yang mengaliri sekitar ratusan hektare lebih sawah di Kecamatan Manggeng, jebol.

“Kalau tidak diperbaiki secepatnya, seribuan hektare sawah di Kecamatan Manggeng terancam kering. Bukan hanya itu, para warga yang tinggal disekitar lokasi saluran, juga sangat kesusahan mendapatkan air untuk keperluan rumah tangga, seperti mencuci dan kebutuhan lainnya,” terang Nasrunddin.

Camat Manggeng, H Yarlis, yang berada di lokasi jebolnya dinding saluran induk tersebut, mengatakan pihaknya sudah membuat permohonan kepada instansi terkait, agar dinding saluran yang jebol tersebut dapat diperbaiki, mengingat saat ini sedang musim turun kesawah.

“Kita sudah buat surat permohonan yang ditujukan kepada instansi terkait untuk perbaikan saluran itu kembali, karena petani sedang membutuhkan air untuk proses membajak sawah sekaligus demi terlaksananya program tanam serentak di Abdya,” singkatnya.

Terkait dengan hal itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten (BPBK) Abdya, Anwar Daud, yang dihubungi terpisah, mengaku sudah menerima laporan tentang kejadian itu dan lansung menuju kelokasi. “Kita berupaya untuk segera memperbaiki saluran tersebut, karena menyangkut dengan masalah pertanian dan program tanam serentak,” katanya.

Selain di Manggeng, lanjut Anwar, akibat guyuran hujan deras tadi malam, juga membuat tanggul pengaman tebing sungai di Desa Mata Ie, Kecamatan Blangpidie, amblas sepanjang 100 meter lebih, sementara di Kecamatan Setia, belum bisa dipastikan berapa panjang tanggul yang amblas.

“Kita tinjau satu-satu dulu, namun kita pastikan akan melakukan pengecekan kesejumlah wilayah dalam Kabupaten Abdya, karena hujan dari sore hingga malam tadi cukup deras,” demikian singkatnya.

Dilain hal, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Abdya, Rahwadi, juga sudah memerintahkan anggotanya untuk kelokasi jebolnya dinding saluran irigasi di Kecamatan Manggeng. pihaknya akan melihat sebesar apa kerusakan yang diakibatkan oleh terjangan arus air tersebut. “Andai bisa ditangani dengan dana Operasi dan Pemeliharaan (OP) Jaringan Irigasi, maka akan kita tangani, tapi kalau kerusakannya hingga menelan jumlah biaya besar, akan kita tindaklanjuti dengan cara lain,” tuturnya singkat. [Rizal]

To Top