Hukum

Honor Belum Dibayar, Anggota PPS Aceh Tenggara Lapor Polisi

Kapolres Aceh Tenggara, Eko Wahyudi menerima laporan dari anggota PPS di Aceh Tenggara terkait honorarium yang belum dibayar selama dua bulan dalam aksi di Gedung DPRK setempat, 11 April 2015. [Dinni]
ACEHTERKINI.COM | Kapolres Aceh Tenggara AKBP Eko Wahyudi, didampingi Ketua DPRK Aceh Tenggara Irwandi Deski, SP menerima laporan dari Koordinator Aksi Sopian Deski, SH terkait belum dibayarnya honorarium Panitia Pemungutan Suara (PPS) selama dua bulan.
Ratusan Panitia Pemungutan Suara (PPS), Sabtu (11/04/2015) melakukan unjuk rasa di depan gedung DPRK Aceh Tenggara. Panitia Pemungutan Suara (PPS)  menuntut honorarium yang belum dibayarkan untuk Bulan April dan Mei Tahun 2013. 
Koordinator Aksi Sopian Deski, SH, mengatakan sesuai dengan Lampiran Surat Ketua KPU Nomor:181/KPU/III/2013 Tangal 27 Maret 2013. Petunjuk  Teknis Pelaksana Kegiatan Dipa KPU/ KIP Provinsi dan KPU/ KIP Kabupaten /Kota Bagian Anggaran 076 Tahun Anggaran 2013.
            
Kata Sopian Penjelasan Pelaksana Kegiatan  pada hurup B, Sesuai Peraturan KPU Nomor 06 Tahun 2013 Tentang Perubahan Keempat atas Peraturan KPU Nomor 07 Tahun 2012 Tentang Tahapan Program dan Jadwal peyelengaraan Pemilihan Umum Anggota DPR, DPD, dan DPRK Tahun 2014 bahwa masa kerja PPK dan PPS selama 9 Bulan di mulai sejak 1 April Tahun 2013 sampai dengan Desember 2013 atau selama 9 Bulan.
            
Permasalahanya Pihak KIP memberikan honorarium kepada PPS terhitung mulai pada bulan juni Tahun 2013. Sedangkan honorarium PPS Bulan April dan Mei belum dibayarkan oleh pihak KIP Kabupaten Aceh Tenggara.
            
Jumlah PPS yang ada di Kabupaten Aceh Tenggara sebanyak 2.310 orang yang tersebar di 385 Desa dalam 16 Kecamatan.
         
Ketua DPRK Aceh Tenggara Irwandi Deski, SP didampingi Sufian Sekedang dari Partai Demokrat berjanji akan mempelajari kasus ini. 
“Bila ada dana yang diduga telah diselewengkan oleh pihak KIP maka DPRK  Aceh Tenggara akan mengeluarkan rekomendasi kepada Polres Aceh Tenggara agar mengusut permasalahan ini hingga tuntas,” ujar Irwandi dihadapan ratusan anggota PPS. 
Sementara itu Kapolres Aceh Tenggara AKBP, Eko Wahyudi berjanji akan mengusut perkara ini. 
“Mohon bersabar, ada tahapan yang harus dilakukan,” ujar Kapolres. 

Menanggapi perkara ini, pihak sekretariat KIP Aceh Tenggara tidak bisa dihubungi media ini melalui telepon genggamnya. Kemudian salah seorang anggota KIP Aceh Tenggara juga tidak berhasil tersambungkan setelah dihubungi beberapa kali. Sampai berita ini diturunkan belum mendapat konfirmasi dari KIP Aceh Tenggara terhadap persoalan ini. [Dinni]

To Top