Sosial

Gubernur Aceh Janji Bedah Rumah Korban Banjir Bandang

Gubernur Aceh Janji Bedah Rumah Korban Banjir Bandang
Zaini Abdullah

ACEHTERKINI.COM | Gubernur Aceh Zaini Abdullah mengunjungi puluhan keluarga korban bencana banjir bandang dan longsor di Kabupaten Aceh Tengah, Rabu (22/4/2015).

Banjir yang terjadi pada Sabtu malam (18/4/2015) telah mengakibatkan sebanyak 29 kepala keluarga (KK) mengungsi dari Desa Paya Beke, Silih Nara.

Gubernur Zaini dalam kunjungan tersebut menyerahkan bantuan Rp 5 juta per KK dan bantuan logistik masa panik.

Di lokasi longsor, Gubernur bilang warga yang rumahnya mengalami kerusakan akibat longsor dan banjir, akan dibangun kembali melalui koordinasi dengan Dinas Sosial dan SKPA terkait.

“Kita akan membedah rumah korban dengan total dana Rp15 juta setiap rumah. Sebanyak 12 rumah yang akan dibangun itu, terdiri dari 9 rumah rusak berat dan 3 rumah rusak ringan,” kata Zaini Abdullah berjanji.

Gubernur Zaini mengatakan prihatin atas bencana yang kerap terjadi di Kabupaten Aceh Tengah.

“Daerah kita memang rawan akan bencana alam, berawal dari awal gempa, kemudian banjir, longsor dan lain-lain. Kami datang kemari, inilah tanggungjawab kami,” kata Zaini Abdullah.

Selain memberikan bantuan, Gubernur juga meninjau jembatan yang menghubungkan Desa Remesen dengan Paya Beke Kecamatan Silih Nara, yang putus akibat terjangan banjir bandang. Sebanyak dua unit jembatan rusak akibat bencana tersebut, menjadi perioritas pembangunan pasca bencana.

Kepala Bappeda Aceh, Abubakar Karim yang turut serta dalam rombongan tersebut mengatakan untuk rehabilitasi jembatan, pemerintah provinsi tidak memberikan bantuan dalam bentuk dana, tetapi berupa peralatan pembangunan jembatan, yang nantinya akan dibangun dengan kerjasama Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah.

Gubernur bersama rombongan, tiba di Bandara Rambele Bener Meriah sekitar pukul 15.00 Wib,Rabu (22/4/2015) langsung menuju lokasi bencana yang berjarak sekitar 25 kilometer. Ikut dalam rombongan, Kapolda Aceh, Irjen Pol Husein Hamidi, Kepala Bapeda Aceh, Abu Bakar Karim, Kepala Dinas Sosial, Al Kudri dan Kepala Biro Humas Setda Aceh, Ali Alfatah. [red]

To Top