Nasional

BBM Naik Kesalahan Bank Indonesia

Iman Sugema
ACEHTERKINI.COM | Pengamat Ekonomi dari Institut Pertanian Bogor (IPB) Iman Sugema menilai aspek utama pemerintah menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) merupakan implikasi melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). 
Iman Sugema mengatakan kondisi nilai tukar yang terjadi saat ini adalah akibat kesalahan strategi Bank Indonesia (BI) dalam melakukan intervensi kebijakan.

“Ada dua indikator yang menjadi alasan pemerintah menaikkan harga BBM, di antaranya kondisi harga minyak mentah dunia, dan nilai tukar. Tren harga minyak mentah berada pada posisi level bawah. Kalau saya lihat itu akibat kurs dan kurs ini merupakan kesalahan produk kebijakan BI. Padahal mengelola kurs ini adalah pekerjaan mudah,” ujar Iman di Jakarta, Sabtu (04/04/2015).
Ia menambahkan bahwa seharusnya sejak Januari 2015 lalu nilai tukar rupiah terhadap mata uang AS mengalami kestabilan dan cenderung menguat. 
Seharusnya kurs menguat sejak Januari. Karena capital inflow besar jadi tutup cureent acount deficit. Tapi itu disedot BI terbukti cadangan devisa naik. 
Iman pun memaparkan, Indonesia menjadi pasar potensial untuk melakukan investasi. Namun, sayangnya kondisi tersebut kurang mendapat respon akibat kesalahan fatal kebijakan BI.

[Inilah]

To Top