Sosial

Anies Baswedan: Siswa di Aceh Tidak Pakai Soal Bocoran UN

Anies Baswedan

ACEHTERKINI.COM | Teka-teki apakah bocoran soal ujian nasional (Unas) 2015 di Google Drive dipakai siswa menyontek terjawab. Mendikbud Anies Baswedan memastikan tidak ada tanda-tanda bocoran soal ujian itu dipakai siswa. Baik siswa peserta unas di Provinsi Aceh maupun Jogjakarta.

Anies mengatakan data pemindaian lembar jawaban siswa dari Provinsi Aceh sudah masuk ke Kemendikbud. Selain dari Provinsi Aceh dan Jogjakarta, Anies mengatakan data pemindaian dari 20 provinsi lainnya sudah masuk ke Kemendikbud. Sesuai jadwal yang sudah diputuskan, hari ini (27/4/2015) adalah batas akhir pengiriman hasil pemindaian lembar jawaban unas.

Anies menjelaskan tim Pusat Penilaian Pendidikan (Puspendik) Kemendikbud sudah mulai menganalisis hasil pemindaian lembar jawaban siswa se-Provinsi Aceh. “Memang belum tuntas 100 persen,” kata Anies.

Namun, ujar dia, dari hasil analisis sementara, pola jawaban siswa peserta Unas di Provinsi Aceh tidak menunjukkan adanya pemanfaatan bocoran soal ujian.

“Pola jawaban siswa di Provinsi Aceh masih sama dengan tahun lalu,” kata mantan rektor Universitas Paramadina Jakarta itu.

Kemendikbud sudah memiliki rekaman pola-pola khas dari jawaban siswa di seluruh provinsi. Sejauh ini, ujar Anies, pola hasil pemindaian jawaban siswa di Aceh tidak ada perubahan yang mencolok.

Sehingga bisa dipastikan tidak ada bukti bahwa siswa peserta Unas di Provinsi Aceh yang menggunakan bocoran soal ujian untuk mencontek.

Sebaliknya jika terjadi aksi mencontek secara massal dengan berbekal bocoran soal ujian itu, maka akan terlihat pola jawaban siswa yang berubah drastis dibandingkan tahun sebelumnya. Misalnya tahun lalu tingkat jawaban salahnya 20 persen, sedangkan tahun ini jawaban siswa nyaris benar semuanya. Setelah mengetahui pola jawaban siswa untuk Provinsi Aceh dan Jogjakarta itu, hampir dipastikan tidak aka nada unas ulangan akibat kecurangan.

Sebelumnya Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Hasanuddin Darjo meminta Anies Baswedan melakukan verifikasi terhadap statementnya itu.

“Pasti menteri akan cek dan ricek dan membuktikan, ini masih indikasi, yang jelas tidak ada kebocoran soal UN di Aceh,” ujar Hasanuddin Darjo.

Menurut Hasanuddin Darjo pelaksanaan UN di Aceh aman dan tidak ada kendala.

“Kami mengetahui adanya masalah ini justru setelah ada statemen Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, tentu ini akan mempengaruhi pengumuman UN tingkat SMA sederajat pada pertengahan Mei 2015 mendatang untuk Aceh,” ujar Hasanuddin Darjo. [ate/jpnn]

To Top