Hukum

Pidana Kebakaran Lahan Gambut Ditunda Lagi

Majelis Hakim Diganti
ACEHTERKINI.COM | Perkara pidana kebakaran lahan gambut di HGU Perusahaan Kelapa Sawit PT. Surya Panen Subur (SPS) di Pengadilan Negeri Meulaboh kembali ditunda. Menurut amatan media ini sidang pidana yang menyeret para direksi PT. SPS-2 dan korporasinya sudah beberapa kali mengalami penundaan. 
Majelis hakim yang mengadili pidana PT. SPS-2 diganti. Ketua Pengadilan Negeri Meulaboh Rahmawati SH dimutasi menjadi Kepala PN Jantho, Aceh Besar. 
Sementara itu Ketua Majelis Hakim, Rahmawati SH yang memimpin perkara pidana PT. SPS-2 digantikan oleh Rahma Novatiana SH yang sebelumnya sebagai hakim anggota. Rahma Novatiana SH juga merupakan hakim yang bersertifikasi lingkungan.
Sedangkan Alex Adam Faisal SH yang menjadi hakim anggota perkara tersebut dilantik dari Wakil Ketua menjadi Ketua PN. Meulaboh. Penetapan ini mulai berlaku 2 April 2015. 
Rahma Novatiana SH akan dibantu hakim anggota yaitu Muhammad Al-Qudri dan SH Fakhri Ihsan SH.
Al-Qudri SH, hakim anggota pada persidangan Senin (30/3/2015) berhalangan hadir karena sakit. Sehingga Ketua Majelis Hakim, Rahma Novatiana SH menunda persidangan pidana PT. SPS-2 pada Rabu, 8 April 2015 dan pada 27-28 April 2015 mendatang dengan agenda keterangan ahli yang meringankan perusahaan. 

Informasi yang diterima media ini, ahli yang meringankan perusahaan itu adalah Muhammad Noor (Balai Penelitian Tanah dan Rawa), I Gede Putu Karwadi (Dampak Perubahan Iklim pada Dirjenbun), Gusti Zakaria Anshari (ahli kebakaran hutan dan gambut Universitas Tanjung Pura) dan Daud Silalahi (Ahli Hukum Lingkungan). [red]

To Top