Peristiwa

Ini Bencana di Indonesia yang Menggugah Dunia

 Ini Bencana di Indonesia yang Menggugah Dunia
ACEHTERKINI.COM | BENCANA alam merupakan kejadian yang terjadi di alam semesta dan disebabkan oleh alam itu sendiri. 
Gempa bumi, tsunami, puting beliung, dan banjir adalah contoh dari bencana alam yang kita ketahui. Sudah tak terhitung berapa banyak bencana alam di dunia yang telah terjadi termasuk di Indonesia.
Berada pada zona  ring of fire  (cincin api), Indonesia menjadi kawasan yang rawan terhadap bencana gempa maupun tsunami.

Oleh karena itu bencana alam yang dialami Indonesia menjadi perhatian juga terhadap negara lain, gunung berapi yang sewaktu-waktu dapat mengancam keselamatan warga dan juga para negara tetangga. Hal ini mengingat Indonesia dikelilingi oleh ratusan gunung berapi.

Berikut lima bencana dashyat yang terjadi di Indonesia yang berhasil menarik perhatian dunia:

1. Tsunami Aceh
Pada tanggal 26 Desember 2004, terjadi gempa bumi dahsyat di Samudra Hindia, lepas pantai barat Aceh.

Gempa terjadi pada waktu 7:58:5…3 WIB. Pusat gempa terletak pada bujur 3.316° N 95.854° EKoordinat: 3.316° N 95.854° E kurang lebih 160 km sebelah barat Aceh sedalam 10 kilometer.

Gempa ini berkekuatan 9,3 menurut skala Richter dan dengan ini merupakan gempa bumi terdahsyat dalam kurun waktu 40 tahun terakhir ini yang menghantam Aceh, Sumatera Utara, Pantai Barat Semenanjung Malaysia, Thailand, Pantai Timur India, Srilangka, bahkan sampai Pantai Timur Afrika.

Gempa yang mengakibatkan tsunami menyebabkan sekitar 230.000 orang tewas di 8 negara. Ombak tsunami setinggi 9 meter. Bencana ini merupakan kematian terbesar sepanjang sejarah. Indonesia, Sri Langka, Inda, dan Thailand merupakan negara dengan jumlah kematian terbesar. 

2. Letusan Gunung Tambora
Gunung Tambora (Tomboro) 2851 m dpl, adalah gunung merapi aktif yang berdiri tegak di Pulau Sumbawa, yang juga bagian dari kepulauan Nusa Tenggara.

Karena bentukan Tambora oleh Zona Subduksi dibawahnya, sehingga bisa meningkatkan ketinggian puncaknya mencapai 4.300 m dpl, dan dipastikan sebagai salah satu puncak gunung tertinggi di seluruh nusantara setelah Puncak Jaya (Carstensz Piramid 4884 m dpl).

Namun ini terjadi sebelum bulan April 1815 sebagai puncak meletusnya Gunung Tambora dengan skala letusan mencapai angka tujuh, sebuah ukuran dengan diskripsi super kolosal menurut Volcanic Explosivity Index (VEI). Pada saat Gunung Tambora meletus memakan korban sekitar 92.000 orang.

Satu tahun berikutnya (1816), sering disebut sebagai tahun tanpa musim panas karena perubahan drastis dari cuaca Amerika Utara dan Eropa karena debu yang dihasilkan dari letusan Tambora ini.

Bahkan letusan gari Gunung Tambora menyebabkan gagal panen di China, Eropa, dan Irlandia. Dan juga terjadi tragedi kelaparan di Perancis yang menyulut kerusuhan di negeri itu.

3. Gempa Tektonik Jogjakarta
Pada tanggal 27 Mei 2006 terjadi gempa tektonik di Yogyakarta berkekuatan 6.2 SR yang menewaskan 6.234 orang. Gempa yang telah mengguncang wilayah Yogyakarta dan sekitarnya, dirasakan ke Barat sampai Banyumas, utara sampai Semarang dan Blora sedangkan timur sampai Madiun.

Gempa ini termasuk gempa tektonik, bukan volkanik sehingga tidak ada kaitannya dengan aktifitas Gunung Merapi pada saat itu.

4. Letusan Gunung Kelud
Gunung Kelud merupakan sebuah gunung berapi strato yang terletak di Jawa Timur di negara Indonesia.

Gunung ini terletak di sempadan daerah Kediri, Blitar dan Malang. Jaraknya 27 km dari Kediri. Penduduk Kediri seramai 1.300.000 orang.

Gunung Kelud mempunyai ketinggian setinggi 1.731 meter daripada aras laut. Gunung Wilis dan, Kawi dan Butak juga terletak berhampiran.

Pada tanggal 19 Mei 1919, Gunung Kelud meletus dan memakan korban hampir 5.115 orang.

5. Tsunami Flores
Gempa bumi Flores pada penghujung tahun1992 merupakan gempa bumi berkekuatan 7,8 skala Richter di lepas pantai Flores, Indonesia.

Terjadi pada 12 Desember 1992 pada pukul 15.00 WITA, gempa bumi ini menyebabkan gelombang tsunami setinggi 36 meter yang menghancurkan rumah di pesisir pantai Flores, memewaskan setidaknya 2.100 jiwa, 500 orang hilang, 447 orang luka-luka, dan 5.000 orang mengungsi.

Gempa ini sedikitnya menghancurkan 18.000 rumah, 113 sekolah, 90 tempat ibadah, dan lebih dari 65 tempat lainnya.

Kabupaten yang terkena gempa ini ialah Kabupaten Sikka, Kabupaten Ngada, Kabupaten Ende, dan Kabupaten Flores Timur. 

[inilah]

To Top