Sosial

Rektor U’budiyah Aceh Dianugerahi Adjunct Professor

ACEHTERKINI.COM | Vice Chancellor Universiti Malaysia Perlis (Unimap) Brigjen Datuk Prof Dr Kamarudin Hussin menganugerahkan gelar Adjunct Professor kepada Rektor Universitas Ubudiyah Indonesia (UUI) Marniati SE MKes di sela-sela pelaksanaan Workshop Strategic Planning Unimap 2016-2020 di Ubudiyah Plennary Hall, Sabtu (14/2/2015).

Penganugerahan itu disaksikan Raja Muda Perlis DYTM Syed Faizuddin Putra Ibni Syed Sirajuddin Jamalullail, Ketua Yayasan Ubudiyah Indonesia Dedi Zefrizal ST serta jajaran petinggi Unimap dan UUI.

Pada kesempatan itu, Datuk Kamarudin menyerahkan langsung salinan asli penetapan Rektor UUI sebagai Adjunct Professor Unimap untuk masa khidmat selama dua tahun, 2016-2017. Dengan penganugerahan ini kata Datuk Kamarudin, Rektor UUI yang akrab disapa Ibu Ani ini dapat berbagi kepakaran pengalaman dan ilmu yang dimilkinya untuk seluruh pelajar dan warga Unimap.

Gelar Profesor Adjunct ini merupakan gelar Profesor tertinggi di Universitas Malaysia Perlis dan Rektor UUI adalah orang ketiga yang menerima anugerah tersebut. Sebelumnya Chairman Proven Sdn Bhd Datuk Yusof bin Jusoh yang merupakan pengusaha besar di Malaysia yang sukses membangun Unicity Alam Perlis dan kepemilikan Mall, Hotel dan apartment di Indonesia dan Malaysia yaitu Aston Titanium dan Mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan juga mendapatkan penganugerahan gelar yang sama.

Pemberian Gelar Profesor Adjunct ini didasari berbagai penilaian oleh pengurus tinggi UNimap dan persetujuan dari Tuanku Raja Muda Perlis, dimana rektor UUI dipandang mampu memberi perubahan pada pembangunan dan pengembangan SDM di UUI serta prestasi atas kemampuannya membangun hubungan Internasional.

Rektor UUI Marniati SE MKes menyampaikan apresiasinya dan rasa haru karena tak menyangka dirinya akan ditetapkan sebagai Adjunct Professor di universitas yang sarat dengan prestasi berkelas dunia itu. “Ini merupakan penghargaan istimewa buat saya. Saya menyampaikan terima kasih kepada Tuanku Raja Muda Perlis, Datuk Kamarudin dan seluruh warga Unimap yang telah mempercayakan saya menjadi Adjunct Professor di Unimap,”kata Rektor.

Rektor penerima 18 Penghargaan Nasional ini berharap dengan menyandang predikat sebagai Adjunct Professor dari Unimap, dirinya akan mendapatkan kesempatan yang lebih banyak lagi dalam upaya berbagi kepakaran yang dimiliknya denga seluruh warga Unimap.

Ketua Yayasan Ubudiyah Indonesia Dedi Zefrizal ST menyambut positif penetapan Rektor UUI Marniati SE MKes sebagai Adjunct Professor.  Menurut Dedi, ini adalah satu pengakuan terhadap prestasi dan kiprah Rektor UUI dalam mengelola dan membangun kerjasama internasional dengan berbagai perguruan tinggi di Asia maupun Eropa. Semoga ini akan meningkatkan lagi motivasi Rektor dan seluruh sivitas akademika UUI untuk mewujudkan visi sebagai World Class Cyber University dan meraih berbagai prestasi di tingkat dunia.

Penganugerah gelar Adjunct Professor itu juga mendapat apresiasi dari Wakil Rektor I Donni Sumarto ST MT dan Wakil Rektor III Jurnalis ST MBA mewakili sivitas akademika UUI. Keduanya menyampaikan selamat atas penetapan Rektor UUI sebagai Adjunct Professor di Unimap. Anugerah itu menjadi indicator bahwa UUI sudah mendapat pengakuan baik di tingkat nasional maupun internasional.

Berbeda dengan gelar professor yang merupakan jabatan fungsional, Adjunct professor tidak didasarkan pertimbangan masa kerja maupun jabatan fungsional. Tetapi, mereka yang menjadi Adjunct Professor lazimnya orang yang dihormati atas kepakaran dan prestasinya. [red]

To Top