Sosial

Pemkab Aceh Utara Akan Kaji Organisasi AU-DEC

ACEHTERKINI.COM | Pemerintah Kabupaten Aceh Utara akan menindaklanjuti laporan masyarakat soal ajaran sesat yang diduga tengah berkembang dikalangan masyarakat diwilayah itu. Kabag Humas Pemkab Aceh Utara Drs. Amir Hamzah mengatakan akan segera menggelar rapat terkait persoalan tersebut.

“Atas laporan Camat Meurah Mulia, Iskandar, soal dugaan ajaran sesat itu, maka akan kita gelar rapat terkait langkah yang akan kita ambil nanti,” kata Amir Hamzah, Selasa (10/02/2015).

Seperti laporan Camat Meurah Mulia, Iskandar yang ditujukan kepada Bupati Aceh Utara, disana menyebutkan tentang keresahan masyarakat sehubungan adanya laporan lisan dari Kepala Desa serta temuan dilapangan tentang adanya oknum yang sedang merekrut anggota untuk sebuah organisasi yang diduga berbaur ajaran sesat.

“Oknum tersebut dalam bekerja serta merekrut anggotanya menebarkan form yang harus diisi dengan mengastasnamakan diri panitia pembangunan Aceh Utara atau disingkat Kabupaten Aceh Utara Development Comittee ( AU-DEC),” tulis Iskandar dalam laporannya tertanggal 2 Februari 2015 yang diterima Bupati. Apakah organisasi itu telah menyebarkan ajaran sesat?

Temuan tentang dugaan ajaran sesat itu pertama kali ditemukan oleh masyarakat dikawasan Kecamatan Meurah Mulia. Camat Iskandar menginformasikan bahwa temuan tersebut sudah ditindak lanjuti pihaknya yang bekerjasama dengan pihak berwajib.

Ketua Dewan Pengurus Daerah Front Pembela Islam (DPD-FPI) Aceh, Tgk Muslim Attahiri, MA kepada wartawan mengatakan, jika ajaran tersebut jelas sehat, dirinya meminta fatwa MPU untuk mengadili para menyebar aliran itu.

“Sebaiknya jika kedapatan orang yang menyebar aliran tersebut lebih baik langsung mengadili dengan hukum adat oleh masyarakat jangan dikasih kepada penegak hukum,” jelasnya.

“Kita harapkan kepada pemerintah untuk segera mengamankan orang yang menyebar aliran sesat ini. Jika ketemu jangan hukum ringan tapi harus sesuai dengan perbuatannya. Jangan beri mereka hukuman ringan, bahkan beradasarkan informasi para penyebar aliran itu ingin mendirikan gereja di Aceh Utara,” kata dia lagi. [Jamal]

To Top