Lingkungan

Nagan Raya Hentikan Penambangan Batu Giok Satu Bulan

ACEHTERKINI.COM | Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Nagan Raya secara resmi mengeluarkan surat edaran terkait penghentian sementara penambangan batu giok di Kecamatan Beutong, Kabupaten Nagan Raya.

Wakil Bupati Nagan Raya, Jamin Idham kepada acehterkini, Rabu (4/2/2015) mengatakan surat edaran Nomor 2/Forkopimda/2015 itu diterbitkan untuk penertiban dan pemetaan kawasan.

“Pemerintah ingin melakukan pemetaan kawasan yang boleh ditambang dan kawasan yang dilarang, tujuannya jangan sampai merambah hutan lindung dan merusak lingkungan,” kata Jamin Idham.

“Surat Edaran itu berlaku mulai 5 Februari 2015, kita himbau tambang batu giok ini tidak merusak lingkungan dengan harapan dapat menjaga keseimbangan alam,” ujar Wakil Bupati Nagan Raya.

“Kita minta Polisi untuk menangkap penambang yang tidak mengindahkan surat edaran tersebut,” katanya lagi.

Sementara itu Kepala Dinas Pertambangan Kabupaten Nagan Raya, Samsul Kamal ST mengatakan surat edaran yang ditandatangani oleh Forkopimda Nagan Raya ini sudah ditempel di daerah-daerah sampai ke Kecamatan Beutong.

Surat edaran ini hanya berlaku satu bulan yaitu mulai 5 Februari sampai 8 Maret 2015.

“Selama penghentian penambangan batu giok, Pemerintah akan melakukan pembinaan kelompok-kelompok masyarakat setempat dan pemetaan kawasan agar penambangan batu giok ini kedepan lebih teratur dan tidak merambah hutan lindung,” tambah Samsul Kamal.

Katanya bahwa selama ini banyak orang luar, bahkan ada ribuan orang lebih melakukan penambangan batu giok di Kecamatan Beutong tepatnya di kawasan Krueng Isep.

“Inilah yang perlu ditertibkan kembali,” demikian Kepala Pertambangan Nagan Raya, Samsul Kamal ST. [hde]

To Top