Sosial

Ini Klarifikasi PT PIM Lhokseumawe Soal Kelangkaan Pupuk

ACEHTERKINI.COM | PT. Pupuk Iskandar Muda (PIM) Lhokseumawe mengklarifikasi soal penyaluran pupuk bersubsidi di wilayah Aceh Utara, Senin (09/02/2015). Kepala Staf Humas perusahaan tersebut Yosrizal, menyatakan, pupuk subsidi tidak pernah dikabupaten itu.

“Siapa bilang pupuk langka. Kami telah menyalurkan pupuk ke wilayah distribusi sesuai kebutuhan,” kata Yos. Bahkan, kata Yos, bila kebutuhan pupuk meningkat, pihaknya juga akan menyalurkan kembali. Namun, harus melalui surat keterangan kebutuhan pupuk yang bisa diajukan tagihan kepada Menteri.

Dari hasil penelusuran media, sejauh ini dibeberapa wilayah di Kabupaten Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe bahkan Aceh Timur terjadi kelangkaan pupuk bersubsidi. Namun, pihak PT. PIM yang terletak di Krueng Geukueh itu sendiri juga mengakui adanya permainan yang terjadi dilapangan sehingga pupuk bersubsidi menjadi langka.

“Mungkin banyak permainan dilapangan, itu kami tidak mengetahui. Karena dilapangan kan ada tim pengawas sendiri baik yang dibentuk dari Kepolisian dan pemerintah. Tapi dalam proses penyalurannya kita lakukan sesuai kebutuhan. Pokoknya, kuota pupuk masih banyak di PIM,” lanjut Yosrizal.

Ketua Komisi B, DPRK Aceh Utara Fauzi Riseh alias Cempaka, saat dikonfirmasi media ini mengatakan, dalam penyaluran pupuk bersubsidi itu memang banyak penyelewengan. “Karena yang terjadi dilapangan, kuota pupuk sangat kurang. Padahal sesuai SK Bupati sudah disalurkan,” kata Cempaka.

Dalam proses penyaluran pupuk tersebut, Cempaka meminta pihak PT. PIM melakukan koordinasi dengan dinas-dinas terkait. Kemudian juga, katanya lagi, DPR juga akan memanggil pihak-pihak yang bersangkutan soal kasus kelangkaan pupuk. [Jamal]

To Top