Layanan Publik

Gampong Syariat Tak Dibina, Warga Tuntut Pemko

ACEHTERKINI.COM | Warga Gampong Beurawe, Kota Banda Aceh menuntut tanggungjawab Pemerintah Kota Banda Aceh terkait penerapan sebagai Gampong Syariat Islam pada tahun 2012 lalu.
“Tidak ada program apapun dari Pemerintah Kota Banda Aceh setelah ditetapkan Gampong Beurawe sebagai gampong Syariat Islam,” kata M. Jafar, Tuhapeut Gampong Beurawe dalam pertemuan dengan Ketua Komisi D DPRK Banda Aceh, Farid Nyak Umar dalam rangka reses anggota DPRK Dapil II Kecamatan Kuta Alam, Sabtu (7/2/2015).

M. Jafar menjelaskan pemerintah Kota Banda Aceh sudah menetapkan Beurawe sebagai gampong syari’at, maka pemerintah kota seharusnya bertanggungjawab untuk membina gampong tersebut.

Menurut Jafar hal tersebut sudah disampaikannya pada berbagai kesempatan.

“Padahal dari dulu gampong Beurawe ini memang sudah gampong syari’at, akan tetapi pada tahun 2012 lalu di formalkan oleh Pemko Banda Aceh, maka karenanya Pemko harus melakukan pembinaan,” ujarnya.

Sementara itu Kausar mewakili pemuda setempat mengungkapkan, pasca deklarasi sebagai gampong syari’at pihaknya tidak mendapatkan kabar apapun tindaklanjut dari penetapan gampong syari’at tersebut.

Pihaknya berharap DPRK mengkomunikasikan hal itu dengan dinas syari’at Islam, terkait keberlanjutan Beurawe sebagai gampoeng syariat.

Sementara itu ketua komisi D DPRK Banda Aceh Farid Nyak Umar mengatakan penetapan Beurawe sebagai gampong syari’at tanpa adanya pembinaan kepada masyarakat hanya akan menjadi beban bagi masyarakat setempat.

“Seharusnya banyak pelatihan-pelatihan bagi masyarakatnya sehingga Beurawe sebagai gampong syari’at benar-benar terwujud,” ujar Farid yang juga sebagai anggota banggar DPRK Banda Aceh.

Farid meminta Pemko Banda Aceh membuat program khusus untuk gampong syari’at mulai dari anak-anak sampai kepada orang tua.

Politisi Partai PKS ini berjanji akan memanggil dinas-dinas terkait untuk membahas keberlanjutan dari gampong syari’at baik itu gampong Beurawe maupun Gampong Lambaro Skep, kecamatan Kuta Alam yang juga ditetapkan sebagai gampoang syariat pada tahun 2013 lalu.

Farid berharap keinginan pemko mewujudkan Beurawe dan Lambaro Skep sebagai gampong syari’at benar-benar terwujud. [red]

To Top