Sosial

Bupati Aceh Utara Apresiasi Program USAID Prioritas

ACEHTERKINI.COM | Bupati Aceh Utara H. Muhammad Thaib mengapresiasikan program United States Agency for International Development (USAID) Prioritas yang telah membantu memperhatikan sektor pendidikan dikabupaten itu.

Kehadiran USAID Prioritas itu sendiri tentu sangat berarti bagi Pemerintah Kabupaten Aceh Utara saat ini, apalagi sektor pendidikan didaerah itu juga tengah membutuhkan perhatian khusus, terutama soal mutu pendidikan dan ketersediaan guru yang masih terbatas.

“Persoalan ini penting kita cari solusinya. Ketersediaan guru yang masih terbatas mengakibatkan penyebaran guru dikabupaten ini tidak merata. Persoalan itu juga mengakibatkan adanya perbedaan antara pendidikan didaerah dengan pendidikan di kota,” kata Bupati H. Muhammad Thaib pada acara konsultasi publik hasil analisis Pemetaan dan Pemerataan Guru (PPG), yang dilaksanakan di Aula Kantor bupati setempat, Rabu (11/02/2015).

Dalam kesempatan itu, Muhammad Thaib menyampaikan langsung semua keluhan tentang sektor pendidikan yang terjadi saat ini. Kekurangan guru dikabupaten itu sangat mempengaruhi keprofesionalitas guru. Dengan demikian, setiap guru terpaksa harus menguasai banyak mata pelajaran disekolah mereka.

Karena itulah Pemerintah Aceh Utara berterimakasih kepada USAID Prioritas yang telah bekerjasama dan akan membantu memecahkan kasus-kasus yang terjadi pada sektor pendidikan saat ini. Masalah mutu guru dan keterbatasan guru mungkin secara rasional terjadi diseluruh nusantara. Mengingat kondisi tersebut, Bupati akan mengkaji ulang soal penempatan guru disetiap sekolah.

Dalam acara yang digelar oleh USAID Prioritasitas ini, Bupati juga memaparkan hal-hal yang miris terjadi pada pendidikan. Didepan para pengurus USAID Prioritas, orang nomor satu di Aceh Utara ini juga mengatakan kedepan ini pihaknya akan meninjau setiap sekolah di wilayahnya untuk memastikan fakta yang terjadi.

Hadir dalam acara tersebut termasuk Ketua dan komisi E DPRK Aceh Utara, Sekda Aceh Utara Drs. Isan Ansari, Koordinator USAID provinsi Aceh Ridwan Ibrahim, serta Koordinator USAID Kabupaten Aceh Utara, kepala Bappeda Aceh Utara, dan ketua MPD setempat.

Koordinator USAID provinsi Aceh, Ridwan Ibrahim, dalam kesempatan itu juga mengatakan, Penyusunan PPG tersebut merupakan tindak lanjut dari pemerintah pusat Indonesia. Tujuan dilakukannya PPG, menurutnya adalah untuk melihat persoalan yang ada di sekolah sehingga dapat dicari solusinya secara bersama.

“Yang perlu diberitahukan bahwa sumber untuk dokumen PPG ini diperoleh dari sekolah-sekolah. Supaya kita nantinya tidak salah dalam mengambil kebijakan. Dan ini perlu ditindak lanjut oleh dinas pendidikan,” kata Ridwan. [Jamal]

To Top