Hukum

Polda Aceh Tangani 354 Kasus Anak dan Perempuan

Polda Aceh Tangani 354 Kasus Anak dan Perempuan
Kapolda Aceh, Husein Hamidi

ACEHTERKINI.COM | Kepolisian Daerah Aceh menangani sedikitnya 354 kasus kekerasan pada anak dan perempuan disepanjang tahun 2014.

Penanganan yang ditangani oleh unit PPA Reskrim Polda Aceh meliputi kasus pencabulan, penganiayaan, persetubuhan, penelantaran, perdagangan bayi, dan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

Kapolda Aceh, Husein Hamidi saat melakukan ekspose akhir tahun 2014, Rabu (31/12/2014) mengatakan kasus kekerasan pada anak dan perempuan tahun ini meningkat.

“Penyebabnya lebih banyak pengaruh lingkungan keluarga,” kata Kapolda Aceh dengan menyebutkan salah satu indikatornya penggunaan internet atau IT yang tidak dikawal secara ketat oleh orangtua.

“Dengan IT semua bisa diakses, walaupun diblock tetap juga bisa diakses,” ujar Kapolda Aceh, Husein Hamidi.

Ia menjelaskan selain lingkungan keluarga juga bisa disebabkan karena pengaruh lingkungan yang tidak bagus di sekolah.

“Untuk mengatasi ini Polda Aceh memperbanyak merekrut Polisi Wanita (Polwan),” kata Kapolda. Tahun 2014 Polda Aceh merekrut sedikitnya 336 Bintara Polisi Wanita.

Dari sekian banyak kasus kekerasan anak dan perempuan yang ditangani Polda Aceh masih ada yang belum terselesaikan. Catatan Polda Aceh terkendala karena saksi yang dipanggil oleh penyidik terkadang tidak datang. [red]

Catatan Polda Aceh terhadap kasus kekerasan anak dan perempuan di tahun 2014 adalah 
No Uraian Kasus Jumlah Keterangan
1 Pencabulan anak 147 kasus Dilakukan oleh Paman, Kakek, Bapak Kandung, Bapak Tiri, Orangtua angkat dan sesame anak
2 Persetubuhan anak 66 kasus Dilakukan oleh Pacar, bapak kandung, guru ngaji, guru, bapak tiri, kakek, paman, orangtua angkat, teman sebaya.
3. Penganiayaan anak 49 kasus Dilakukan oleh Bapak kandung, ayah tiri, tetangga, pacar dan teman sebaya
4. Membawa lari anak 6 kasus Dilakukan oleh pacar dan orang tidak dikenal.
5. Penelantaran anak 7 kasus Dilakukan oleh bapak kandung
6. Perdagangan bayi 1 kasus Belum Diketahui
7. KDRT 78 kasus

To Top