Politik

Perubahan Bendera akan Cederai Masyarakat Aceh

ACEHTERKINI.COM | Para mantan kombatan GAM sangat berharap agar bendera dan lambang Aceh yang sudah disahkan sesuai Qanun No 3 tahun 2013 tidak berubah lagi. Seperti yang disampaikan Mawardi, Sekretaris KPA Meureuhom Daya, Kabupaten Aceh Jaya.

“Perubahan bendera secara mutlak akan mencederai masyarakat Aceh,” katanya saat dijumpai acehterkini tadi.

Menurutnya jika bendera Aceh ini mengalami perubahan, maka semua pihak yang ikut dalam perdamaian Aceh harus dilibatkan untuk melakukan kajian lebih dalam.

“Perubahan bendera Aceh diharapkan tidak jauh melenceng dari yang sudah disahkan, Jelas bendera Aceh ini adalah keinginan rakyat Aceh bukan perjuangan golongan,” ungkap Mawardi.

“Pemerintah harus konsisten dengan apa yang sudah ditetapkan,” tegas dia.

Untuk diketahui bentuk bendera Aceh empat persegi panjang, dua buah garis lurus putih dibagian atas, dua buah garis lurus putih dibagian bawah, satu garis hitam dibagian atas dan bagian bawah. Ditengahnya bergambar bulan bintang dengan warna dasar merah, putih dan hitam.

Makna Bendera Aceh sebagaimana dimaksud pada adalah, dasar warna merah, melambangkan jiwa keberanian dan kepahlawanan. Garis warna putih, melambangkan perjuangan suci. garis warna hitam, melambangkan duka cita perjuangan rakyat Aceh. Bulan sabit berwana putih, melambangkan lindungan cahaya iman, dan Bintang bersudut lima berwarna putih, melambangkan rukun Islam.

Sebelumnya Menteri Dalam Negeri melalui Dirjen Otda, Djoehermansyah Djohan mengatakan persoalan perubahan bendera masih ditunggu. “Kita masih menunggu perubahan bendera yang akan disampaikan oleh Tim dari Aceh,” kata Djohermansyah, 29 Desember 2014. [hendra]

To Top