Sosial

Pelaku Aliran Sesat di Aceh Wajah Lama

ACEHTERKINI.COM | Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal mengatakan organisasi Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) merupakan organisasi yang di dalamnya menjalankan misi Milata Abraham.

“Saya sudah baca visi dan misi organisasi tersebut, di dalamnya masih menjalankan misi Milata Abraham yang merupakan sebuah aliran yang telah ditetapkan sesat oleh MPU,” ujar Illiza saat berkunjung ke Polresta Banda Aceh, Kamis (8/1/2015).

“Bukti-bukti lain adalah para pengurusnya juga muka-muka lama yang beberapa tahun lalu telah di syahadatkan di Masjid Raya Baiturrahman,” ungkap Illiza menyakinkan.

“Kalau kita lihat dari data tahun 2011, ada diantara mereka yang sudah P21. Sangat mungkin kasusnya dilanjutkan, karena orangnya itu-itu juga,” kata Illiza.

“Ada 16 orang pengurusnya yang diamankan Polisi setelah digerebek oleh Warga di sebuah ruko di Lamgapang, kemarin. Ini langkah tepat untuk penyelidikan lebih lanjut,” kata Wali Kota Banda Aceh.

Ketua Kota Banda Aceh, Tgk. Karim Syeikh dan Kepala Dinas Syariat Islam Kota Banda Aceh, Mairul Hazami meminta Kapolresta Banda Aceh menindak tegas para pengurus Gafatar sesuai dengan undang-undang yang berlaku.

Untuk diketahui pada Jum’at 22 April 2011 sebanyak 129 pengikut Millata Abraham di Aceh menyatakan taubat dan mengucapkan kembali Syahadat di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh.

Pensyahadatan itu dibimbing oleh Ketua MPU Aceh, Muslim Ibrahim dan Ketua MPU Kota Banda Aceh, Karim Syeikh.

Menurut Zainuddin yang saat itu menjadi pimpinan Millata Abraham mengakui jumlah pengikutnya sebanyak 344 orang di Aceh. [red/*]

To Top