Hukum

LBH : Polisi Dominasi Pelanggaran HAM di Aceh

ACEHTERKINI.COM | Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Banda Aceh menilai pelaku kekerasan sepanjang tahun 2014 banyak dilakukan oleh oknum Polisi.

Direktur LBH Banda Aceh Mustiqal Syah Putra SH mengatakan pelanggaran hak sipil politik banyak dilakukan oleh oknum Polisi.

Dijumpai acehterkini ditempat kerjanya, Mustiqal menjelaskan LBH mencatat ada 23 kasus pelanggaran hak sipil politik yang terjadi sepanjang tahun 2013.

“11 Kasus dilakukan oleh oknum Polisi, yaitu penganiayaan terhadap anak sebanyak 1 kasus, penyiksaan ada 3 empat kasus, rekayasa kasus ada 1 dan penangkapan serta penggeledahan inprosudural sebanyak 5 kasus,” kata Mustiqal.

Selanjutnya 5(lima) kasus dilakukan oleh oknum yang bekerja di instansi pemerintahan. Kemudian pelaku dari Hakim tercatat ada 3 kasus, petugas Lapas juga ada 3 kasus dan terakhir TNI dan Polisi Syariat Islam masing-masing ada 1 kasus.

“Polisi masih melakukan pelanggaran HAM dalam melaksanakan tugas pokoknya, penyebab karena lemahnya akuntabilitas dan pertanggungjawaban dalam institusi kepolisian,” ujarnya dikutip dari catatan akhir tahun LBH Banda Aceh.

Menanggapi pernyataan LBH Banda Aceh ini, Kapolda Aceh, Irjen Pol. Husein Hamidi mengatakan memang apa yang dilakukan polisi itu dianggap selalu melanggar HAM, menangkap orang itu melanggar HAM, tapi polisi diberikan kewenangan dalam undang-undang melakukan tugas pokok dan fungsinya.

“Apa yang dilakukan oleh polisi sesuai prosedur, kalau tidak berdasarkan aturan kita tindak sesuai dengan hukum yang berlaku,” ujar Kapolda Aceh, Rabu, 31 Desember 2014.

Diakui Kapolda Aceh masih ada anggota polisi yang melakukan pelanggaran. “Tahun 2014 ada 27 anggota polisi yang kita berhentikan secara tidak hormat,” demikian Kapolda Aceh, Irjen Pol. Husein Hamidi. [fh]

To Top