Hukum

Kematian Afriza. Polisi Tetapkan WL Tersangka

ACEHTERKINI.COM | Proses penyelidikan Polisi terhadap kasus kematian Afriza (20), mahasiswi Akademi Kebidanan Akkes Pemda Aceh Utara berbuah hasil. Berdasarkan bukti-bukti hasil pemeriksaan itu, Polisi menetapkan WL (20) warga kecamatan yang sama sebagai tersangka.

Almarhumah Afriza, adalah, sosok gadis semata wayang Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Tanah Jambo Aye, yakni Ramli BA. Seperti diberitakan sebelumnya, perempuan yang dikenal baik itu tidak bernyawa.

Mayatnya ditemukan persis disebuah parit, di perbatasan Gampong Tanjong Ceungai, kecamatan setempat pada Minggu (11/01/2015) lalu, sekitar pukul 06.00WIB dinihari.

Dari hasil test visum yang dikantongi aparat Kepolisian Polres Aceh Utara menyebutkan, tidak ada indikasi kekerasan seksual dan narkotika yang terjadi pada korban, meski saat ditemukan mulut korban berbusa.

“Dia (Al-Afriza-Red), masih virgin. Dan tidak ada indikasi kekerasan pada tubuh korban,” kata Kapolres Aceh Utara AKBP Achmadi S.Ik melalui Kepala Satuan Reserse Kriminal AKP Mahliadi saat ditemui wartawan media ini pada Rabu (15/01/2015). AKP Mahliadi mengatakan, korban meninggal didalam perjalanan dari Medan, Sumatera Utara, daerah Aceh Utara.

“Kita tidak bisa memastikan korban meninggal karena narkotika atau apalah, bisa saja keracunan. Kemudian WL selaku teman korban, panik. Kemudian membawa jasad korban dan menelantarkan disebuah parit,” kata AKP Mahliadi menjelaskan.

Maka, lanjut Mahliadi, WL ditetapkan sebagai tersangka dijerat dengan pasal 181 KUHP yang berbunyi, barang siapa yang mengubur, menyembunyikan, membawa lari atau menghilangkan mayat dengan maksud menyembunyikan kematian atau kelahiran maka diancam dengan pidana penjara paling lama 9 bulan atau pidana rendah paling banyak 4.500 rupiah.

Saat ini, tersangka berada di Mapolres Aceh Utara. Untuk pengembangan selanjutnya, Polisi juga akan terus menggali informasi lain terkait kasus tersebut. [Jamal]

To Top