Layanan Publik

Jalan di Kawasan Cinta Raja Langsa Ini Rusak Parah

ACEHTERKINI.COM | Di Kota Langsa, ternyata ada juga jalan yang kondisinya rusak parah. Pantauan media ini, jalan penghubung tiga desa diantaranya Sungai Lueng, Sukarejo dan Cinta Raja, Kecamatan Langsa Timur, mengalami kerusakan parah.

Jalan yang panjangnya dua kilometer ini terhitung dari Simpang Uyok Gampong Sungai Lueng yang menghubungkan dua gampong lainnya sudah mulai berlobang, lumpur, bahkan, lapisan aspalnya pun sudah tidak terlihat lagi.

Kondisi itu diperparah akibat bencana banjir yang melanda kawasan tersebut beberapa waktu lalu. Akibat rusaknya jalan ini membuat masyarakat disana kewalahan untuk melintasinya, baik dengan sepeda motor maupun mobil.

Jalan semakin sulit dilewati ketika hujan turun. Badan jalan yang berlobang tertutup dengan air sehingga membuat pengguna jalan terperosok ke lubang. Jalan ini selain dimanfaatkan sebagai lintasannya oleh masyarakat ditiga gampong tersebut juga dimanfaatkan oleh masyarakat di Gampong Raja Tua, kecamatan manyak Payed, Aceh Tamiang, karena akses jalannya lebih dekat menuju ke jalan besar bagi mereka yang tinggal disana.

Salah seorang warga Gampong Cinta Raja, Muhammad (28) mengatakan, kondisi jalan ini selama tujuh tahun lebih tidak ada perhatian dari peemrintah setempat. Padahal sejak jalan ini masih bagus banyak amsyarakat yang memanfaatkannya, karena lebih dekat bila hendak menuju ke jalan besar (Medan-Banda Aceh).

Akibat jalan tersebut belum juga dilakukan perbaikan oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) Langsa, membuat Walikota Langsa, Usman Abdullah, SE, merasa kesal dan berang terhadap kinerja dinas dimaksud yang lamban menanggapi permasalahan penyedian sarana infrastruktur di wilayah Pemko Langsa. Kekesalan walikota ini berawal ketika melintasi jalan tersebut hendak menuju ke Gampong Cinta Raja, untuk melakukan peresmian kantor geuchik (lurah) disana kemarin.

Walikota mengakui, sudah lama perintahkan kepada Dinas PU setempat, untuk segera mengecek ke lokasi agar mengetahui secara langsung seberapa parah kondisi jalan ini rusak.Namun, belum juga dikerjakan hingga sekarang.

Selain itu, sudah mengintrusikan agar jalan tersebut segera diperbaiki dengan cara dua tahap. Sedangkan, darimana anggarannya untuk membangun jalan ini bisa dibebankan, baik dari anggaran pendapatan belanja kota (APBK), dana alokasi khusus (DAK) dan otonomi khusus (Otsus), karena untuk kepentingan rakyat dan yang penting lagi jalannya bisa segera diperbaiki, sehingga masyarakat lebih nyaman ketika melintasinya.

“Saya pikir kinerja Kepala Dinas PU sangat profesional dan pintar, tapi kenyataannya kinerjanya tidak becus sama sekali,”tegas walikota yang akrab disapa Toke Seum ini, kepada wartawan, kemarin.

Meskipun tahun ini ada dianggarkan untuk memperbaiki jalan tersebut, tapi hanya untuk sepanjang 700 meter saja, sementara jalan yang harus diperbaiki kira-kira hampir dua kilometer. Artinya, untuk memperbaiki jalan ini harus dilakukan selama empat tahap dan ini sangat membutuhkan waktu yang sangat lama sekali.

“Bayangkan saja, kalau harus sampai empat tahap untuk memperbaiki jalan ini,karena habis masa jabatan saya pun belum tentu jalan ini sudah selesai diperbaiki bila seperti ini cara kerjanya,”ujarnya. [Jamal]

To Top