Sosial

Gubernur Hadiri Maulid Sekaligus Resmikan Gedung

ACEHTERKINI.COM | Gubernur Aceh, dr H Zaini Abdullah, pagi tadi, Sabtu (31/1) meresmikan gedung baru Kampus Univesitas Al Muslim Bireuen.

Peresmian bangunan baru yang beri nama gedung Ampon Chiek ini juga dirangkai dengan tausiyah spiritual dalam rangka peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1436 hijriah, yang disampaikan Prof H Yusni Sabi MA.

Gubernur berharap, kehadiran gedung ini kian meningkatkan kualitas dan semangat belajar mengajar sehingga Universitas Almuslim mampu berperan sebagai motor peningkatan kualitas pendidikan di Serambi Mekkah.

“Insya Allah, keberadaan kampus ini mampu membangun citra pendidikan Aceh di tingkat nasional,” kata Gubernur.

Perguruan Tinggi, sebut Gubernur, memegang peran strategis dalam mencetak SDM yang berkualitas, handal, cerdas, kreatif dan unggul di bidang Iptek dan Imtaq.

“Untuk itu, Perguruan Tinggi harus kreatif dalam membangun kerjasama dengan semua pihak,”pinta Zaini Abdullah.

“Perlu juga saya ingatkan, tujuan penguatan pendidikan bukan semata-mata untuk mampu bersaing di tingkat global, tapi juga merupakan tuntutan ibadah sebab Islam mewajibkan kita untuk terus belajar,” tambah Doto Zaini.

Dalam kesempatan tersebut, dokter alumnus USU Medan ini meminta manajemen dan pihak pengelola kampus untuk membiasakan kuliah dengan pengantar bahasa Inggris, menurutnya, ini menjadi stimulus dan sebagai embiro untuk membuka Kelas Internasional.

Selain itu, Gubernur Zaini juga menekankan agar ditingkatkan kemampuan multimedia, soft skill dan bahasa Inggris bagi dosen, pegawai dan mahasiswa, termasuk penerapan teknologi informasi dan mengembangkan Pusat Inkubator Bisnis dan Layanan Masyarakat.

“Bahasa Aceh jangan dilupakan, karena itu bahasa nenek moyang kita, Dan jangan lupa, kembangkan terus laboratorium sentral untuk kegiatan riset dosen,”pungkasnya.

Pada kesempatan itu, Rektor Universitas Almuslim Bireuen, Dr H Amiruddin Idris berharap agar Pemerintah Aceh mendukung penegerian Unimus.

“Di Aceh, saat ini terdapat 107 perguruan tinggi swasta (PTS) yang terdiri dari 312 program studi, dengan jumlah mahasiswanya lebih dari 150 ribu. Dari 107 PTS tersebut, Universitas Almuslim memiliki jumlah mahasiswa terbanyak.,” ujar Amirusddin.

Dalam 12 tahun keberadaannya, Almuslim juga telah mampu membangun sebuah kampus yang luas, besar, dan dilengkapi dengan fasilitas yang memadai. Jumlah mahasiswanya mencapai 14 ribu dan telah menghasilan lebih dari 6.500 sarjana.

Dalam laporannya, Rektor Unimus secara singkat juga merefleksikan kembali ketokohan Ampon Chik Peusangan, sebagai seorang tokoh yang cukup berjasa mengubah wajah Aceh, baik dipenghujung era kolonialisme maupun diawal revolusi kemerdekaan Indonesia.

“Jasa-jasanya patut kita kenang sebagai pelajaran yang tak ternilai harganya,”kata Amiruddin.

“Ketokohan Ampon Chiek hadir sebagai panutan dan memancarkan cahaya sebagai pembaharu. Ampon Chik Peusangan adalah seorang pejuang dan pendidik,”tambahnya.

Hal senada juga diutarakan Ketua Yayasan Almuslim, H Abdullah S. Sos. Menurutnya, banyak pelajaran yang dapat dipetik dari sosok Ampon Chiek Peusangan, diantaranya tekat beliau dalam membebaskan Aceh dari kemiskinan dan kebodohan yakni melalui pendidikan dan ilmu pengetahuan. “Beliau menjadi lentera yang memancarkan cahaya akan kehausan ilmu masyarakat Aceh ketika itu,” kata Abdullah. [red]

To Top