Sosial

Ghazali Abbas: Dosen Itu Harus Minta Maaf Pada Rakyat Aceh

“Dosen R itu Sudah Genit Dalam Beragama”

ACEHTERKINI.COM | Anggota DPD RI asal Aceh yang membidangi persoalan agama, Ghazali Abbas Adan mengaku berang mendengar adanya prilaku dari salah seorang Dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry yang berinisial R membawa mahasiswi berjilbab belajar ke Gereja.

“Saya monitor dan melihat itu sudah berkembang di media sosial, ini lose control, Dosen UIN itu sudah genit dalam beragama,” kata Ghazali Abbas Adan saat dihubungi acehterkini, Rabu (7/5/2015).

Ia menjelaskan tidak ada manfaat membawa orang berjilbab dalam gereja. “Kalau belajar bisa diluar gereja, apa masalahnya, ini sudah over toleransi dan sudah berdampak buruk,” tandas Ghazali Abbas.

Aceh sangat toleransi. Ghazali Abbas Adan lagi-lagi mengatakan bahwa Dosen UIN itu sudah genit dalam beragama.

“Pihak UIN harus memberikan sanksi yang tegas kepada yang bersangkutan agar pengalaman ini tidak terulang lagi, Dosen itu harus minta maaf kepada UIN Ar-Raniry dan kepada masyarakat Aceh,” terang Ghazali Abbas.

Dikatakannya bahwa Islam tidak melarang belajar dengan siapapun dan dimanapun, harus ada kendali. Semua Ilmu datangnya dari Tuhan. Tapi kalau membawa orang berjilbab belajar ke Gereja, ini sudah kebablasan. “sama halnya membawa orang non muslim mendengar tausiah di Mesjid,” katanya, apalagi di Aceh sudah memiliki kearifan lokal bagaimana toleransi agama.

“Kita ragukan aqidah si dosen itu, di Australia dia buka jilbab. Fotonya sudah tersebar dalam media sosial, dia harus minta maaf,” kata Ghazali yang selalu monitor perkembangan Aceh di media sosial.

Terkait desakan permohonan maaf ini, acehterkini belum berhasil menghubungi salah satu dari nomor Dosen yang berinisial R itu. Beberapa kali dihubungi tidak aktif. [red]

To Top