Hukum

Dugaan Korupsi Dana Apsirasi, GeRAK Ke Kejati Aceh

ACEHTERKINI.COM | Kejaksaan Tinggi Aceh mendapat dukungan dari Lembaga Swadaya Masyarakat karena berani mengungkapkan dugaan korupsi dana aspirasi anggota DPRA.

Dua lembaga masyarakat itu adalah Gerakan Anti Korupsi (GeRAK) dan Ikatan Kekeluargaan Samadua Aceh Selatan (IKSAS). Dalam keterangan tertulis dua lembaga ini, Kamis (22/1/2015) meminta agar Kajati Aceh mengusut tuntas kasus penbangunan asrama mahasiswa Samadua, Aceh Selatan di Gampong Rukoh Darussalam, Kota Banda Aceh.

Hariyadi dari IKSAS menyebutkan pembangunan asrama mahasiswa Ikatan Kekeluargaan Samadua Aceh Selatan bersumber dari dana APBA tahun anggaran 2012 dan 2013 yang ditempatkan di Dinas Bina Marga dan Cipta Karya.

“sumbernya dari dana aspirasi salah seorang anggota DPRA yang berinisial L berpotensi korupsi,” sebut Hariyadi.

Alasan Hariyadi, progress pembangunannya tidak berkualitas baik, kuantitas spek diduga tidak sesuai dengan rancangan anggaran kegiatan.

Koordinator GeRAK Aceh, Askhalani menemukan jumlah pagu anggaran sebesar Rp1,3 miliar yang diusulkan secara multiyear selama dua tahun berturut-turut. “Proses pembangunan dilakukan bertahap sementara anggaran untuk pembangunan asrama diusulkan untuk satu tahun,” kata Askhalani.

GeRAK membeberkan temuannya bahwa pengusulan anggaran ini dibagi 2 proses yaitu APBA 2012 diusulkan sebesar Rp900.000.000 dan anehnya dalam pelaksanaan pembangunan tahap pertama ini diketahui tidak selesai.

Kemudian dilanjutkn APBA Tahu 2013 dengan total anggaran Rp400.000.000 yang sampai akhir tahun juga tak kunjung selesai.

Fakta-fakta tersebut tulis Askhalani dan Hariyadi membuat GeRAK dan IKSAS gerah sehingga melaporkan dugaan korupsi ini langsung ke Kejaksaan Tinggi Aceh pada 17 Desember 2014, nomor registrasi 12.917 melalu Kepala Bagian Umum Kajati Aceh.

GeRAK dan IKSAS meminta pihak Kejati Aceh mengusut kasus dugaan korupsi dana apsirasi dewan sampai tuntas. “Kami akan memantau dan mengawal perkembangan kasus ini,” demikian Askhalani, GeRAK Aceh. [red]

To Top