Ekonomi

DPRK Minta Pemkab Segera Cairkan DIPA 2015

ACEHTERKINI.COM | Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK), Aceh Utara menginginkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA), Tahun 2015 sesegera  mungkin bisa dicairkan.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua DPRK Ismail A. Jalil, mengingat proyek-proyek pada anggaran tersebut setidaknya harus dikerjakan mulai bulan Januari 2015 ini.

Menurut Ismail, hal ini sangat penting diprioritaskan mengingat cukup banyak proyek perlu diselesaikan. Terutama bagi sektor pertanian dan pertambakan warga yang kondisinya mengalami kerusakan akibat bencana banjir baru-baru ini.

“Maka dari itulah kita berharap Bupati Aceh Utara, H. Muhammad Thaib, agar secepatnya mencairkan DIPA 2015 itu. Tujuannya agar tidak terjadi efek yang tidak diinginkan petani kita,” kata Politisi Partai Aceh (PA) yang akrab disapa Ayah Wa ini.

Seperti diketahui, perkara DIPA ini telah disahkan oleh pihak Pemerintah Aceh Utara bersama dewan setempat pada bulan Desember 2014 lalu. Pengesahan DIPA tersebut pun dilaksanakan karena mengingat kondisi kabupaten itu juga tengah mengkhawatirkan.

Selain itu, Ayah Wa juga mengharapkan inisiatif Bupati Aceh Utara untuk mengambil sikap dalam menanggapi program-program yang belum masuk ke DIPA, namun dibutuhkan segera.

“Pekerjaan yang tidak masuk DIPA, juga ada yang dibutuhkan mendesak, ini harus segera kita ambil kebijakan. Contohnya, rehabilitasi tanggul irigasi dibeberapa kecamatan seperti di Lhoksukon, normalisasi saluran pembuang di Tanah Jambo Aye dan saluran pembuang petani tambak di daerah pesisir,” terangnya lagi.

Yang tidak masuk dalam DIPA ini, kata dia, harus segera dikerjakan juga, karena pekerjaan tersebut sangat vital bagi kelangsungan pertanian. Kalau tidak, menurutnya, kerugian petani Aceh Utara ditakutkan akan mengalami yang hal sama saat banjir yang sudah-sudah.

Dalam keadaan cuaca seperti, Dewan memperkirakan kondisi di sektor pertanian bakal buruk. Jika curah hujan tinggi, maka sawah akan kembali tenggelam.

Dibandingkan kondisi ini, Pemkab seharusnya segera mengambil sikap dan segera juga merealisasi proyek-proyek tersebut.

Sebelumnya pada 8 Desember 2014, Gubernur Aceh Zaini Abdullah menerima Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) 2015 dari Presiden RI Joko Widodo sebesar Rp26,9 triliun.

Dana tersebut akan dikelola oleh Pemerintah Aceh sebesar Rp9,9 triliun dan sisanya sebesar Rp 17,1 triliun untuk 23 kabupaten kota di Aceh serta instansi vertikal. [Jamal]

To Top