Hukum

Dihukum Terlalu Ringan, Ortu Afriza Datangi Polres

ACEHTERKINI.COM | Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara, Ramli BA mendatangi Mapolres setempat guna mempertanyakan kejelasan terkait kasus putrinya, Afriza (20) yang meninggal dunia beberapa waktu lalu.

Amatan wartawan, Ia datang ke Mapolres Aceh Utara bersama kuasa hukumnya Tgk. Asnawi SH.

Setibanya di Markas Kepolisian Resort (Mapolres), Aceh Utara kemarin sekitar pukul 10.30WIB siang tadi, Ramli BA dalam kondisi kurang sehat berusaha menemui langsung Kanit Reskrim Rustam diruang kerjanya.

Kedatangan Ramli bersama kuasa hukumnya disambut baik aparat kepolisian.

Diruang penyidik, Ramli BA mengaku kecewa dan keberatan terhadap hukum yang diputuskan kepada WL (20), warga Kecamatan Tanah Jambo Aye, yang merupakan tersangka dalam kasus tersebut.

Seperti diberitakan sebelumnya, Polisi menetapkan WL ini sebagai tersangka karena terlibat menyembunyikan mayat, atau pasal 181 dengan hukuman kurungan paling lama yaitu 9 bulan.

Menurut Sekcam, hukuman itu terlalu ringan bagi pelaku. “Saya selaku orangtua korban, datang kesini hanya mempertanyakan kejelasan dan  menuntut keadilan dalam penyelesaian kasus ini. Saya tidak ada niat lain, WL sebagai pelaku terkait kasus meninggalnya anak saya, harus diberikan hukuman sesuai hukum yang berlaku,” kata Ramli BA usai keluar dari ruangan penyidik.

Sebelumnya Al-marhumah Afriza (20), yang merupakan mahasiswi Akademik Kebidanan, Akkes Pemda Aceh Utara itu ditemukan tidak bernyawa di perbatasan Gampong Tanjoeng Ceungai, masih kecamatan setempat.

Seperti penjelasan Polisi kepada wartawan, mayat anak semata wayang Sekcam itu diletakkan oleh tersangka WL dipinggir jalan pada Minggu (11/01/2015) lalu.

Terkait kasus ini, keluarga korban sangat berharap agar aparat Kepolisian menjatuhkan hukuman yang sesuai dengan hukumnya dan Polisi diminta juga terus mengumpulkan bukti-bukti selanjutnya jika ada.

“Tadi setelah kami  bertemu Polisi, pak Sekcam bersama saya langsung pulang. Ia menuntut keadilan, maka ia harapkan hukuman bagi pelaku harus sesuai,” kata Tgk. Asnawi SH, usai melakukan pertemuan. [Jamal]

To Top