Ekonomi

Di Aceh, Uang APBN Paling Banyak Dikorup

ACEHTERKINI.COM | Dana yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) paling banyak dikorup oleh sejumlah oknum di Provinsi Aceh. Hal tersebut dipaparkan oleh LSM Masyarakat Transparansi Aceh (MaTA), Rabu (28/1/2015).

Kepada wartawan, Koordinator MaTA, Alfian mengatakan dari 87 kasus korupsi yang ditemukan sepanjang tahun 2014, sumber dana dari APBN paling banyak dikorup. “Nilainya sebesar Rp507.112.449.229,” kata Alfian.

“Anggaran yang bersumber dari dana APBN untuk proyek yang paling besar di Kota Sabang,” sambung Kepala Advokasi dan Monitoring Peradilan, Hafidh.

Kemudian sumber dana dari APBK juga paling banyak dikorup. “Kami menemukan dana APBK yang dikorup mencapai Rp133.922.985.633,” kata Hafid.

Sedangkan nilai yang dikorup dari sumber APBA hanya ditemukan sebesar Rp 28 miliar lebih.

Oknum yang terlibat berdasarkan institusi adalah pihak eksekutif dan pihak swasta. “Sektor yang paling dominan terjadinya korupsi adalah infrastruktur dengan nilai Rp513 miliar adari total keseluruhan kerugian Negara sebesar Rp673 miliar lebih,” kata Alfian.

Modus yang laing dominan paling besar adalah Mark Up sebesar Rp329 miliar lebih, kemudian pengurangan spek hingga Rp197 miliar lebih dan penggelapan sebesar Rp126 miliar lebih.

MaTA mendesak eksekutif dan legislative dapat meningkatkan pengawasan anggaran. Kemudian aparat penegakan hukum juga diminta mempercepat proses hukum terhadap tindak pidana korupsi yang belum selesai. [red]

To Top