Hukum

Aturan Kapolri Tentang Jilbab Habiskan Rp 2 Triliun

ACEHTERKINI.COM | Plt Kapolri Komjen Pol Badrodin Haiti mengatakan saat ini Peraturan Kapolri yang mengatur pemakaian seragam Polri termasuk pengaturan jilbab bagi Polisi Wanita  sudah hampir rampung.

Menurut Jenderal polisi berbintang tiga itu, sudah ada rapat koordinasi soal kesepakatan seragam Polwan.

“Sudah ada rakor untuk kesepakatan tentang seragam polwan (pakaian, model dan warna), selanjutnya materi tersebut dituangkan dalam Peraturan Kapolri (Perkap). Mudah-mudahan bulan depan bisa diterbitkan TR-nya (Telegram Rahasia),” kata Badrodin seperti dilansir liputan6.com.

Selama ini, aturan yang membolehkan Polwan untuk mengenakan jilbab baru dilaksanakan di Kepolisian Daerah Aceh, lantaran provinsi tersebut menerapkan Syariat Islam.

Peraturan Kapolri tentang Jilbab Polwan juga dijanjikan Jenderal Sutarman saat masih menjadi Kapolri.

Kala itu Sutarman berjanji pada 2015 akan segera mengesahkan Perkap Jilbab sekitar Agustus atau September 2015.

Anggaran yang dialoksikan sebesar Rp 1,2 triliun untuk Perkap Jilbab Polwan itu.

Namun, kontroversi sempat timbul lantaran beberapa hari Kapolda Riau Brigjen Pol Dolly Bambang Hermawan mengeluarkan Telegram No ST/68/1/2015 tertanggal 19 Januari 2015 untuk jajarannya.

Telegram tersebut berisi penegasan tentang penundaan penggunaan jilbab bagi polwan. [red]

To Top