Layanan Publik

2 Orang Hakim Lingkungan di Aceh Dipromosikan

ACEHTERKINI.COM | Sedikitnya ada dua hakim lingkungan di Aceh mendapat promosi jabatan. Ketua Pengadilan Tinggi Banda Aceh melalui Humasnya Mahmud Fauzie membenarkan adanya promosi jabatan Hakim Lingkungan di jajaran Pengadilan Tinggi Provinsi Aceh.

Dijumpai pekan lalu, 5 Januari 2015 diruang kerjanya, Mahmud mengatakan Hakim Lingkungan di Aceh masih sangat minim.

“ada yang mendapat promosi jabatan sebagai asisten Mahkamah Agung di Jakarta, yaitu Arman Surya Putra SH,” kata Mahmud.

Hakim Lingkungan yang menjadi asisten Mahkamah Agung adalah Arman Surya Putra yang pernah menjadi Ketua Majelis Hakim perkara pidana PT. Kallista Alam di Pengadilan Negeri Meulaboh.

Arman sebagai Ketua Pengadilan Negeri Blangkeujeuren kini dipromosikan menjadi asisten Mahkamah Agung di Jakarta. “Ilmunya masih sangat dibutuhkan, karena banyak persoalan lingkungan di Aceh,” terang Mahmud Fauzie.

Arman Surya Putra tercatat pernah memenangkan Negara dalam kasus kebakaran lahan gambut di areal PT. Kallista Alam yang dituntut pidana oleh Kementerian Lingkungan Hidup (KLH).

Ia memutuskan perusahaan kelapa sawit di Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya itu dan managernya Khamidin Yoesuf bersalah. Perkara ini sudah diputus banding oleh Pengadilan Tinggi Banda Aceh dengan menguatkan putusan PN Meulaboh.

Kemudian hakim lingkungan lain yang mendapat promosi adalah Ketua Pengadilan Negeri Meulaboh, Rahmawati SH.

“Rahmawati SH kita promosikan menjadi Kepala Pengadilan Negeri Jantho, Kabupaten Aceh Besar,” kata Mahmud Fauzie.

Untuk diketahui Rahmawati SH juga tercatat pernah memenangkan Negara dalam perkara perdata antara Kementerian Lingkungann Hidup dengan PT. Kallista Alam.

Perkara Perdata itu menghukum PT. Kallista Alam untuk membayar ganti rugi kepada Negara sebesar lebih kurang Rp366 miliar. Perkara ini menunggu putusan kasasi dari Mahkamah Agung.

Saat ini, Rahmawati SH juga sedang menangani perkara pidana PT. Surya Panen Subur (SPS-2) terkait kebakaran lahan gambut di kawasan rawa tripa. Perkara pidana ini dituntut Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) di PN Meulaboh.

Mahmud Fauzie mengatakan promosi jabatan ini adalah keputusan dari Mahkamah Agung di Jakarta.

“kita berharap agar hakim yang sudah mendapat sertifikasi sebagai hakim lingkungan ini dipertahankan sampai perkaranya selesai,” pinta Mahmud Fauzie.

Catatan acehterkini Hakim-Hakim yang mendapat sertifikasi lingkungan di Aceh adalah, Arman Surya Putra (KPN Blang Keujeren) kini pindah sebagai asisten Mahkamah Agung di Jakarta. Kemudian Rahmawati SH (KPN Meulaboh) kini pindah ke KPN Jantho, Aceh Besar.

Kemudian Wahidin (Hakim Tinggi di PT Banda Aceh) yang menjadi Ketua Majelis dalam perkara banding PT. Kallista Alam. Wahidin memutuskan perkara pidana PT. Kallista Alam terkait kebakaran lahan gambut adalah menguatkan putusan PN Meulaboh, sedangkan pidana pembukaan lahan tanpa izin membatalkan putusan PN Meulaboh atau melepaskan terdakwa Subianto Rusyid dari segala tuntutan hukum.

Selanjutnya Rahma Novatiana SH (PN Meulaboh) kini menjadi Ketua Majelis Hakim dalam perkara pidana PT. Dua Perkasa Lestari (DPL) di PN Tapak Tuan terkait kebakaran lahan gambut.

Hakim lingkungan yang lain adalah Zulkifli (WKPN Lhokseumawe) dan Yusri Arbi (PTUN Banda Aceh) [red]

To Top