Sosial

WALHI : 10 Tahun Tsunami Sekedar Seremonial ?

ACEHTERKINI.COM | Pemerintah Aceh terus mempersiapkan berbagai kegiatan 10 tahun tsunami yang akan berlangsung di Lapangan Blang Padang dan Museum Tsunami pada Jum’at, 26 Desember 2014.

Direktur WALHI Aceh, M. Nur mengatakan peringatan 26 Desember 2014 yang sudah dilalui selama 1 dekade ini seharusnya tidak sekedar seremonial.

“Refleksi menyeluruh terhadap kesiapan regulasi Aceh yang mengatur tata kelola kawasan pesisir dan peta kebencanaan,” ujar M. Nur.

Menurutnya pengelolaan kawasan pesisir belum memiliki produk hukum yang khusus. Padahal seharusnya bencana tsunami mengajarkan Aceh untuk lebih siap siaga di sektor tata kelola pesisir sehingga dapat terbebas dari potensi bencana.

Gubernur Aceh, Zaini Abdullah mengatakan puncak peringatan 10 tahun tsunami pada tanggal 25-28 Desember 2014 di Lapangan Blang Padang, Kota Banda Aceh.

“Kegiatan 10 tahun tsunami ini akan dihadiri 34 negara dan 33 organisasi nasional dan internasional serta 44 lembaga yang memeriahkan expo,” kata Gubernur Aceh dalam komperensi pers 10 tahun tsunami, Senin (22/12/2014).

Jadwalnya pada Kamis 25 Desember 2014 akan digelar doa dan Tausyiah di Mesjid Raya Baiturrahman pukul 20.30 wib yang dipimpin oleh Syech Ali Jabeer.

Kemudian Jum’at, 26 Desember 2014 dilakukan upacara di Lapangan Blang Padang dan turut dihadiri Presiden RI, Joko Widodo bersama 5.000 undangan. Selepas upacara, pembukaan pameran kebencanaan, seni kreatif dan pameran foto yang akan berlangsung sampai Minggu, 28 Desember 2014.

Pada, Sabtu 27 Desember 2014 akan digelar malam kesenian Aceh di Lapangan Blang Padang dan pemutaran film tsunami di Gedung RRI Banda Aceh.

Berikutnya pada Minggu, 28 Desember 2014 akan digelar lomba lari 10 kilometer. “Sampai Sabtu, 20 Desember 2014 sudah 3.000 peserta yang mendaftar,” kata Ketua Panitia 10 Tahun Tsunami, Azhari Hasan yang juga sebagai Asisten II Setdaprov Aceh.[red]

To Top