Hukum

Polisi Baku Tembak Dengan Kelompok Din Minimi

ACEHTERKINI.COM | Polisi sempat baku tembak dengan kelomok Din Minimi di Gampong Ladang Baroe, Kecamatan Julok, Kabupaten Aceh Timur. Namun, komplotan bersenjata itu berhasil lolos dari kepungan Polisi pada Minggu (28/12/2014) malam.

Kapolda Aceh, Husein Hamidy mengatakan dalam aksi baku tembak tersebut, mantan eks GAM yang selama ini dikenal bersembunyi di kawasan Aceh Timur itu selamat.

“Informasi yang tidak resmi, Din Minimi tertembak dibagian kaki kiri,” kata Kapolda kepada wartawan dalam ekspose akhir tahun, Rabu (31/12/2014).

Kapolda Aceh meminta Din Minimi menyerahkan diri. Polisi akan terus melakukan pengejaran karena Nurdin Minimi memiliki senjata illegal dan sudah meresahkan masyarakat. “Menyerahkan diri lebih bagus daripada waktu penggerebekan tertembak,” ujar Kapolda Aceh.

Namun, ada sejumlah alat kerja Din Minimi yang sempat diamakan Polisi, seperti sepasang baju loreng, 3 Radio HT, satu sepatu boad plastik, 14 amunisi, 2 HandPhone, dan korek api mainan.

Penggerebakan ini berawal setelah pihak Kepolisian mendapat informasi bahwa ada Din Minimi dikediaman rumah keluarga menjenguk keluarganya yang terkena banjir.

“Setelah mendapat info warga, kita langsung menyisir ke kawasan tersebut,” kata Kapolres Aceh Timur AKBP Muhajir SIK melalui Kasat Reskrimnya AKP Budi Nasuha.

“Ternyata benar bahwa Din Minimi sedang berada di dalam rumahnya, kita mencoba mendekati rumahnya namun diketahui oleh salah satu anggota keluarga Din Minimi. Kami mendengar ada kokangan senjata di dalam rumah dan tiba-tiba baku tembak pun tak terelakkan,” jelas Budi.

Diperkirakan, Din Minimi sempat terkena peluru dibagian kakinya saat baku tembak terjadi. Namun, Polisi belum bisa memastikan kalau Din Minimi itu sudah terkena timah panas, lantaran berhasil kabur dari kepungan Polisi. [red/Jamal]

To Top