Layanan Publik

Pengangguran Penyebab Tingginya Pemakai Narkoba di Aceh Utara

ACEHTERKINI.COM | Faktor Ekonomi dan tinggi angka pengangguran menjadi salah satu indikator meningkatnya jumlah pemakai dan peredaran narkoba di Aceh Utara.

Hal itu mencuat di acara “Hidup Sehat Tanpa Narkoba” yang digagas Gerakan Pemuda Sehat Provinsi Aceh di Aula Kantor Camat, Kecamatan Meurah Mulia, Kabupaten Aceh Utara, Rabu (31/12/2014).

Penggagas acara, Teuku Musliadi mengatakan kegiatan dua hari ini mengundang pemuda di 11 desa yang tersebar di Kabupaten Aceh Utara. Turut mengundang BNN dan Muspida Aceh Utara.

Musliadi mengatakan peredaran narkoba di Aceh terus meningkat. Narkoba jenis ganja dan sabu-sabu dengan mudah didapatkan oleh siapa saja. “Peredarannya menyentuh laki-laki, perempuan, tua muda dan anak-anak,” katanya.

Hasil kajian, katanya penyebab tingginya pemakai narkoba di Aceh Utara karena meningkatnya angka pengangguran. “Faktor ekonomi juga menyebabkan sebagian lainnya menjadi pengedar,” terang Teuku Musliadi.

Karena itu, kata Teuku Musliadi salah satu pola pencegahan yang penting untuk dilakukan adalah dengan membangun kesadaran masyarakat melalui sosialisasi dan penyuluhan untuk menjauh dari narkoba.

“Kita ingin masyarakat paham dampak negatif narkoba dari berbagai sisi, agama, hukum, kesehatan dan pendidikan,” ujar Teuku Musliadi.

Gerakan Pemuda Sehat saat ini memfokuskakan pencegahan peredaran narkoba melalui sosialisasi dan penyuluhan langsung ke desa-desa.

Menurut Teuku Musliadi, selama ini sosialasi lebih banyak dilakukan di daerah perkotaan, padahal maraknya penggunaan narkoba sudah merambah ke desa-desa.

“Dimanapun dan oleh siapapun teorinya tetap sama, narkoba itu merusak generasi, bukan cuma merusak badan, tapi merusak pikiran, itu yang paling berbahaya. Jika ingin selamatkan generasi Aceh, maka jauhkan mereka dari narkoba,” kata Teuku Musliadi. [kahar]

To Top