Politik

Nek Tu Sesali Ketua Partai Aceh, Muzakir Manaf

ACEHTERKINI.COM | Ridwan Abubakar akrab dikenal Nek Tu yang mendapat dukungan 14 DPW Partai Aceh di kabupaten kota menyayangkan sikap Ketua Umum Partai Aceh, Muzakir Manaf.

“Mualem telah mengabaikan Surat Majelis Tuha Peut nomor 001/DPA-PA/MT4/2014 perihal arahan kepada Dewan Pimpinan Aceh – Partai Aceh terhadap Ridwan Abubakar untuk diangkat menjadi Ketua DPRA periode 2014-2019,” kata Nek Tu dalam jumpa pers di Zakir Café, Kamis (11/12/2014).

Ia menjelaskan bahwa secara internal, sebagian besar DPW Partai Aceh sudah menyetujui dirinya menjadi Ketua DPRA. Dukungan itu disampaikan secara tertulis dalam surat yang ditandatangani oleh Muzakir Manaf sendiri perihal usulan calon Ketua DPRA.

Ada 14 kabupaten kota yang mendukung, yaitu Aceh Timur, Aceh Tamiang, Aceh Besar, Pidie Jaya, Aceh Tenggara, Aceh Tengah, Langsa, Nagan Raya, Gayo Luwes, Subulussalam, Sabang, Aceh Selatan, Aceh Singkil, Simeulu, Bireuen, Aceh Barat Daya dan Lhokseumawe.

Penyebab kericuhan pada 9 Desember, kata Nek Tu karena Tgk Muharuddin yang memimpin sidang tidak mengindahkan interupsi terkait persoalan internal Partai Aceh.

“Jika keputusan DPA – PA berubah hendaknya melalui musyawarah dan mencabut arahan Tuhapeut dan dukungan dari 14 DPW Partai Aceh,” pinta Ridwan Abubakar.

Menanggapi persoalan ini, Wakil Ketua Umum Partai Aceh, Kamaruddin Abubakar sebagaimana dikutip atjehpost mengaku bahwa Mualem atau Muzakir Manaf sengaja memilih orang-orang muda untuk membuat penyegaran dan melahirkan pemikiran baru untuk pembangunan Aceh.

“Partai Aceh sangat membutuhkan orang muda dalam membangun budaya politik,” tandas Abu Razak panggilan akrab Kamaruddin Abu Bakar. [red]

To Top