Layanan Publik

Jamkesmas Telat Bayar, RSU Sahudin Didemo

ACEHTERKINI.COM | Sedikitnya ratusan orang tenaga non medis, dokter dan tenaga honorer di Rumah Sakit Umum (RSU) Sahudin Kutacane Kabupaten Aceh Tenggara (Agara) melakukan aksi unjuk rasa terkait lambatnya penyaluran dana Jamkesmas 2013, pada Sabtu (06/12/2014).

Salah seorang peserta aksi, Saiful mengatakan dana Jamkesmas 2013 yang berjumlah Rp4 miliar itu telah ditarik oleh manajemen RSU Sahudin. “Kami melakukan aksi karena dana Jamkesmas itu belum disalurkan untuk jasa kesehatan di RSU Sahudin selama delapan bulan,” ujarnya.

“Kita berharap agar polisi bisa mengusut sampai tuntas masalah ini,” kata Saiful.

Para medis dan tenaga honorer ini melakukan aksi di RSU Sahudin, Mapolres Aceh Tenggara dan Kantor DPRK setempat.

“Kami pernah dijanjikan oleh pihak manajemen RSU Sahudin untuk membayar jasa kami, pada Jum’at (5/12/2014) tapi janji itu palsu,” beber Saiful.

Aksi yang dilakukan ratusan non medis, para medis dan tenaga honorer mengakibatkan terlantarnya sejumlah pasien di RSU Sahudin.

Hingga sore pukul 16.00 wib, dana jasa Jamkesmas akhirnya dibayar oleh manajemen RSU Sahudin. Namun pembayaran tersebut ditolak karena jumlah yang diberikan tidak sesuai dengan ketentuan, yaitu per orang Rp60 ribu – Rp80 ribu.

LSM Generasi Muda Tanah Alas, Deni menyayangkan sikap manajemen RSU Sahidin. “Polisi bisa mengusut sampai tuntas kasus ini, telat bayar ini baru pertama terjadi di Aceh Tenggara,” ujar Deni.

Direktur RSU Sahudin, Dr. Ira tidak berhasil dikonfirmasi media ini. Namun Wakil Bupati Aceh Tenggara, Ali Basrah yang didampingi Kepala Dinas Kesehatan Aceh Tenggara, Ramulia yang berada di lokasi unjuk rasa berjanji akan mencari solusi atas permasalahan tersebut.

“Kita akan selesaikan masalah ini secepatnya,” ujar Wakil Bupati Aceh Tenggara, Ali Basrah. [Dinni]

To Top