Hukum

Dua Perusahaan Dilaporkan ke KPK

ACEHTERKINI.COM | Gerakan Anti Korupsi (GeRAK) Aceh bersama Seknas FITRA melaporkan dua perusahaan yang sebelumnya bergerak dibidang perikanan menjadi perkebunan sawit di Aceh Tamiang ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena diduga melakukan penyalahgunaan izin HGU.

Kepala Advokasi Korupsi GeRAK Aceh, Hayatudin Tanjung, Jum’at (12/12/2014) mengatakan dua perusahaan yang dilaporkan itu PT. Bahari Lestari dan PT. Tanjong Raya.

GeRAK Aceh mensinyalir adanya perubahan peruntukkan objek HGU dari bidang perikanan menjadi perkebunan tanaman sawit sejak tahun 2011 dengan melakukan penanaman sawit di wilayah bekas HGU bidang perikanan.

PT Bahari Lestari dalam kegiatannya ternyata tidak sendiri, berdasarkan investigasi GeRAK di lapangan perusahaan tersebut memiliki anak perusahaan yang juga memiliki aktivitas pembukaan hutan di wilayah yang sama dengan HGU yang diusulkan, perusahaan tersebut bergerak pada penanaman dan pengembangan lahan kelapa sawit, perusahaan tersebut yaitu PT. Tanjong Raya.

Izin HGU yang dimiliki oleh kedua perusahaan tersebut telah mematikan sumber pendapatan masyarakat dari sektor kelautan dan perikanan di wilayah pesisir Aceh Tamiang.

“ada 3.000 hektar areal mangrove telah ditanam perkebunan kelapan sawit. Padahal areal mangrove tersebut selama ini tempat pengembangbiakan udang, ikan,” sebut Hayatudin. [red]

To Top