Hukum

Dua Handtraktor Aspirasi Dewan Disita Polisi

ACEHTERKINI.COM | Dua unit handtraktor milik kelompok tani ingin jaya Gampong Sapek Kecamatan Setia Bakti diamankan polisi setempat pada Sabtu, (27/12/2014). Diduga kedua handtraktor akan dipindahkan oleh oknum kelompok ingin jaya ke lokasi lain.

Polisi setempat mensinyalir prilaku pemindahan tangan traktor bantuan APBA itu menyalahi aturan, sehingga harus disita sementara sampai persoalan dapat diselesaikan oleh dinas terkait.

Kapolres Aceh Jaya, AKBP Abdul Azas Siagian melalui Kapolsek Setia Bakti, AKP Nyak Oemar kepada acehterkini Senin, (29/12/2014) membenarkan kedua unit alat bajak sawah tersebut ditahan pihaknya serta satu unit L-300. Kondisi traktor yang masih sangat baru dan dipastikan belum pernah dipakai sekalipun oleh kelompok tani di Sapek, Setia Bakti.

“Handtraktor itu bantuan sosial atau hibah dari Anggaran Provinsi Aceh, disebut – sebut bersumber dana aspirasi dari H.T. Hamdani, Politisi asal partai PPP Dapil 10 yang baru saja diserahkan,”ungkap nyak Oemar.

Nyak Oemar menjelaskan maksud dari penahanan sementara kedua unit traktor itu supaya adanya kejelasan aturan sehingga setiap bantuan tidak berpindah tangan dengan maksud menjual ke orang lain, sehingga mengakibatkan tidak efektifnya pemanfaatan bantuan tersebut.

“Saya sudah koordinasikan dengan dinas terkait untuk membuat aturan tegas terkait bantuan hibah, supaya semua jelas dan dapat ditaati oleh penerima manfaat, disisi lain juga jangan ada membuat kelompok hanya untuk mendapat bantuan yang selanjutnya bantuan itu di jual untuk meraup rupiah semata,” Tambahnya.

Kedua handtraktor ini, kata Nyak Oemar akan diserahkan kepada balai penyuluhan pertanian (BPP) di Kecamatan Setia Bakti guna diserahkan kepada kelompok lain yang benar-benar membutuhkan.

Sementara itu Geuchik Sapek, Muntasar membenarkan masalah pemindahan kedua unit handtraktor tersebut. “Saya sedang sakit, tidak bisa menjelaskan lebih panjang,” katanya saat dihubungi. [Arif]

To Top