Ekonomi

DPD RI akan Awasi DIPA 2015 di Aceh

ACEHTERKINI.COM | Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI akan melakukan pengawasan terkait penggunaan APBN melalui DIPA 2015 berjumlah Rp26,9 triliun.

Senator DPD RI asal Aceh, Fachrul Razi M.I.P yang juga Wakil Ketua Komite I DPD RI mengatakan DPD mempunyai tugas dalam konstitusi melakukan pengawasan anggaran yang bersumber dari APBN.

Provinsi Aceh, kata Fachrul Razi mengalami peningkatan dana sebesar Rp6,7 triliun pada tahun 2015. “Ini harus dapat menunjukkan perubahan secara signifikan terhadap pembangunan Aceh,” tandasnya.

Secara khusus, DPD RI juga akan mengawasi anggaran dana Rp 9,9 triliun yang dikelola oleh Pemerintah Aceh dan Rp. 17,1 triliun yang dikelola oleh 23 kabupaten kota.

Libatkan LSM

Dalam mengawasi penggunaan dana yang bersumber dari APBN itu, DPD RI akan menggunakan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). “Kita akan melibatkan LSM, mahasiswa dan masyarakat dalam mengawasi dana tersebut secara intensif dan partisipatif,” ujarnya.

Untuk diketahui Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Aceh 2015 sebesar Rp 26,9 triliun. Gubernur Aceh, Zaini Abdullah sudah menyerahkan DIPA 2015 itu kepada kabupaten kota, instansi terkait di Gedung Keuangan Negara, Senin (22/12/2014).

DIPA Provinsi Aceh bersumber dari Dana Bagi Hasil (DBH) Pajak Rp 283,8 miliar, DBH Sumber Daya Alam Rp 658,9 miliar, Dana Alokasi Umum (DAU) Rp 1,23 triliun, Dana Alokasi Khusus (DAK) 88,1 miliar, Dana Otonomi Khusus Rp Rp 7,0 triliun, Dana Transfer Lainnya Rp 608,3 miliar, dan Dana Desa sebesar Rp 266,7 miliar. [red]

To Top