Ekonomi

Bantu Tsunami Aceh, Rp60 Triliun Terkumpul Satu Jam

ACEHTERKINI.COM | Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla mengaku kagum atas persatuan bangsa dan negara di dunia membantu Aceh setelah porak-poranda diterjang gelombang tsunami pada 2004 silam.

“Bencana tsunami adalah bencana yang mematikan bukan bencana yang melukai,” kata Jusuf Kalla dalam sambutannya pada seremonial peringatan 10 tahun tsunami di Lapangan Blang Padang, Jum’at (26/12/2014).

Jusuf Kalla mengaku menerima laporan gempa dan tsunami Aceh pada pukul 08.00 wib dan hanya 60 orang yang meninggal. Kemudian jumlah korban bertambah menjadi 500 orang.

“Semua tidak bisa terhubungi saat itu, lalu korban terus bertambah sampai 20.000 orang dan akhirnya korban meninggal hampir 200.000 orang Aceh,” kata Jusuf Kalla.

Ia menambahkan beberapa hari setelah gempa dan tsunami Aceh, semua duta besar dikumpulkan dan dalam waktu satu jam terkumpul dana Rp60 triliun membantu rehab dan rekon Aceh.

“Tidak mungkin Pemerintah Pusat membantu Aceh, lalu saya kumpulkan semua duta besar dan akhirnya dalam waktu satu jam terkumpul Rp60 triliun,” kata Jusuf Kalla.

Enam bulan pertama kata Jusuf Kalla yang saat itu selain menjabat sebagai Wakil Presiden RI juga sebagai Ketua PMI memberlakukan tanggap darurat.

Aceh tertutup buat International saat itu, tapi setelah tsunami Aceh membuka diri untuk international.

“Saya perintahkan bantu apa saja untuk masyarakat Aceh, bersihkan puing-puing gempa dan tsunami sampai ke Meulaboh, kerahkan 500 alat berat dan 1.000 kenderaan untuk operasional tanggap darurat,” kata Jusuf Kalla yang paling bertanggung jawab terhadap rehab rekon Aceh saat itu.

Tujuannya kata JK agar masyarakat Aceh bisa bangkit kalau puing-puing tsunami itu dibersihkan.

Untuk memudahkan rehab rekon Aceh, Jusuf Kalla mengajak rakyat Aceh melupakan perselisihan dengan Gerakan Aceh Merdeka (GAM).

“Kita buat damai Aceh pada tahun 2005 melalui penandatanganan MoU Helsinki dengan Gerakan Aceh Merdeka (GAM),” ujar Jusuf Kalla.

“10 tahun tsunami, Aceh sudah berubah, sudah mulai bangkit. Kita jaga persatuan bangsa dan kita sampaikan terima kasih kepada bangsa-bangsa dunia,” demikian Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla. [red]

To Top