Pendidikan

10 Tahun Tsunami, Australia Sudah Bantu Rp 10 Triliun

MIN Ulee Lheue Masih Rusak

ACEHTERKINI.COM | Pemerintah Australia sampai 10 tahun tsunami Aceh telah mengucurkan dana sebesar 1 miliar dolar Australia atau sekitar Rp10,09 triliun. Dari sekian banyak bantuan Australia itu, salah satunya adalah MIN Ulee Lheue Kota Banda Aceh.

Hal tersebut terungkap dalam pernyataan secara tertulis yang dikutip liputan6.com dari Perdana Menteri Tony Abbot, Minggu (28/12/2014) dinihari tadi.

Pemerintah Australia menyampaikan berlangsungkawa yang sedalam-dalamnya atas musibah gempa dan tsunami Aceh.

Australia termasuk negara yang merasakan dampak salah satu bencana terhebat di dunia tersebut. Tercatat sekitar 5.000 warga Australia turut menjadi korban tsunami pada Minggu pagi 26 Desember 2004.

Perdana Menteri Tony Abbott menyatakan pemerintah Australia mengucurkan dana sebesar 1 miliar dolar Australia (sekitar Rp 10,09 triliun) untuk membantu para korban dan juga daerah- daerah yang terkena bencana untuk bisa direkonstruksi ulang.

Ia mengatakan sangat penting bagi pemerintah Australia untuk turut berkontribusi dengan memberikan dana untuk mengingat para korban dan juga kepada para individu yang sudah mengerahkan semua tenaga untuk melakukan pencarian korban dan usaha untuk membantu merekonstruksi ulang infrastruktur yang rusak.

“Sepuluh tahun telah berlalu, kita mengingat suatu tragedi yang membuat kita trauma, namun membuat orang jadi lebih kuat. Dan hubungan antara negara-negara di Indo-Pasifik semakin kuat pasca-kejadian tersebut,” papar Abbott.

MIN Ulee Lheue Masih Rusak

MIN Ulee Lheue Kota Banda Aceh

MIN Ulee Lheue Kota Banda Aceh

Secara terpisah salah satu sekolah bantuan Australia pasca tsunami yaitu Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) Ulee Lheue Banda Aceh saat ini kondisinya masih rusak.

Sejumlah guru di sekolah tersebut mengungkapkan bangunan dan lantai dalam ruang belajar masih rusak, MCK tak layak pakai, air bersih juga tidak tersedia dengan baik.

Setelah diterjang gempa dan tsunami, sekolah ini yang berada di Gampong Pie, Ulee Lheue direlokasikan ke Punge Blangcut Kecamatan Meuraxa, Kota Banda Aceh.

Jumlah siswa dari 7 orang pada tahun 2008 terus bertambah menjadi 300 orang siswa di Tahun 2014.

“Menjelang peringatan 10 tahun tsunami, ada yang datang. Katanya Perdana Menteri Australia atau Duta Besar mau kunjungi MIN Ulee Lheue, tapi sampai sekarang tidak ada yang datang,” kata salah seorang guru di sekolah tersebut.

Dikutip dari ABC Radio Australia, dari 1 Miliar Dolar Australia itu, sedikitnya 300 juta dolar dialokasikan untuk memulihkan sektor pendidikan dasar.

Diantaranya membangun sekolah MIN Ulee Lheue melalui AIPRD dalam Program Rekontruksi Pendidikan untuk Aceh (ERA).

Sekolah ini diresmikan Perdana Menteri Australia, Kevin Rudd di Tahun 2008.  [red/*]

To Top