Pendidikan

Tarian Saman akan Masuk Kurikulum Sekolah

ACEHTERKINI.COM | Melalui acehterkini, Senin (24/11/2014) Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Reza Fahlevi mengucapkan terima kasih kepada rakyat Aceh khususnya masyarakat di Gayo Lues yang sangat antusias mensukseskan Hari Saman, 24 November di Stadion Seribu Bukit.

Reza mengatakan Tarian Saman Aceh sudah dikenal dunia melalui pengakuan Unesco. “Tugas kita kedepan bagaimana tarian saman ini bisa diikuti oleh banyak orang, bukan saja di Aceh tapi juga masyarakat secara nasional dan internasional, tidak hanya dikembangkan tapi juga dilestarikan” kata Kepala Kebudayaan dan Pariwisata Aceh.

Kedepan, Reza Fahlevi berharap agar tarian saman masuk ke sekolah-sekolah dalam muatan lokal kurikulum dan ekstrakurikuler. “para guru juga akan dilatih tarian saman,” katanya.

Setiap tahun tanggal 24 November, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh tetap melaksanakan perayaan tari saman massal ini. “Tahun ini di Gayo Lues, tahun depan ditempat yang berbeda,” ujarnya singkat.

Sebelumnya Perwakilan dari MURI, Yusuf Ngadri menyerahkan sertifikat dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) ke Bupati Gayo Lues, Ibnu Hasyim, Senin (24/11/2014).

“Hari ini dengan bangga dan penuh hormat, MURI menganugerahkan rekor atas Tari Saman dengan peserta terbanyak yang tadi telah kami catat diikuti oleh 5.057 peserta bukan 5.005 orang, Tari Saman Massal pada 24 November 2014 di Stadion Seribu Bukit Kabupaten Gayo Lues pecahkan Rekor Dunia,” kata Yusuf Ngadri. [red]

To Top