Layanan Publik

Proyek e-KTP Dihentikan Karena Ada Korupsi

ACEHTERKINI.COM | Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo mengatakan proyek e-KTP yang menelan anggaran negara hingga di atas Rp 6 triliun dihentikan sementara.

“Alasannya karena ada korupsi dalam realisasinya dan perlu evaluasi untuk perbaikan sistem,” kata Tjahjo dikutip dari JPNN, Minggu (16/11/2014).

Ia menegaskan evaluasi atas proyek e-KTP harus benar-benar menyeluruh sehingga sistem yang dibangun bisa baik. Terjamin kerahasiaan dan bisa sesuai harapan awal.

“Ditunda supaya sistemnya bagus, tidak dipegang pihak ketiga dan tanggungjawab penuh ada di negara dan Kemendagri,” tuturnya.

Ia juga mengungkapkan adanya pemalsuan e-KTP oleh percetakan luar negeri. “Kita masih mempelajari tentang e-KTP palsu itu. Salah satunya dengan menggelar pertemuan dengan para pejabat tinggi pemerintahan,” kata Tjahjo.

Namun, sumber penting di pemerintahan menyebut ada dua negara yang menjadi lokasi pemalsuan e-KTP. “Pencekatan e-KTP palsu dilakukan di China dan Prancis,” ujar sumber itu.

Dari sisi fisik, e-KTP palsu tidak berbeda dengan bentuk yang secara resmi dikeluarkan pemerintah. Bahkan, kualitasnya pun justru terkesan lebih baik.

Selain itu, label untuk security printing juga mirip. “Ini bagaimana bisa terjadi. Ini masalah kerahasiaan negara dan jaminan terhadap data kependudukan, tapi bisa dipalsukan,” ucapnya. [red/jpnn]

To Top