Sosial

Partai Aceh Tegaskan Pemerintah Berantas Ilegal Loging

Kader PA dan KPA Diminta Berpartisipasi

ACEHTERKINI.COM | Partai Aceh yang sebagian besar didalamnya adalah mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) yang sangat konsisten menjaga hutan saat konflik Aceh mengucapkan berlangsungkawa atas musibah longsor dan banjir di Gunung Paro, Lhoong dan Gunung Geureutee, Minggu (2/11/2014).

Juru Bicara Partai Aceh, Suadi Sulaiman secara tegas mengatakan agar Pemerintah Aceh benar-benar konsisten memberantas ilegal logging yang telah membuat hutan Aceh gundul dan menjadi rawan bencana.

Keterangan tertulis yang diterima acehterkini, Senin (3/11/2014), Suadi Sulaiman atau dikenal Adi Laweung mengatakan rusaknya hutan karena kayu ditebang secara liar sehingga bencana berimbas kepada masyarakat.

“Semua pihak harus bertanggungjawab atas menjaga, melestarikan lingkungan dan hutan Aceh, “Ta Djaga Uteuen, untok Ta Lindong Hudeup” (red- Kita Jaga Hutan untuk kita lindungi kehidupan),” ujar Adi Laweung.

Musibah yang menimpa rakyat di Lhoong, Aceh Besar sudah ditetapkan menjadi bencana Provinsi oleh Gubernur Aceh, Zaini Abdullah.

“Kader Partai Aceh dan Komite Peralihan Aceh (KPA) agar berpartisipasi membantu dan mengevakuasi warga yang sedang mengalami musibah longsor dan banjir di Aceh Besar dan Aceh Jaya,” kata mantan Anggota DPRK Pidie ini.

Partai Aceh berharap agar pemerintah pro aktif dalam menangani  dan membantu warga di masing-masing wilayah.

“Paling penting menyediakan bantuan kepada warga, termasuk memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik kepada korban longsor dan banjir di Lhoong, Aceh Besar dan Kabupaten Aceh Jaya,” demikian Juru Bicara Partai Aceh, Suadi Sulaiman. [red/*]

To Top