Hukum

KontraS Kecam TNI Pukul Pelajar di Simeulue

Kodam : Proses Hukum Tetap Ditegakkan

ACEHTERKINI.COM | Komisi untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (KontraS) Aceh mengecam tindakan pemukulan yang dilakukan oleh salah seorang anggota TNI di Kodim 0115 Simeulue.

“Oknum yang berpangkat Sersan Satu yang berinisial ISW diduga telah melakukan pemukulan Candra Muliadi, pelajar Kelas II SMP pada Minggu (2/11/2014),” kata Program Manager KontraS Aceh, Edy Syah Putra.

Akibat pemukulan tersebut, anak dari pasangan M. Sufi (48) dan Lismawati (41) warga Desa Labuah, Kecamatan Teupah Tengah itu dilarikan dan masih dirawat secara intensif di ruang cumi-cumi Rumah Sakit Umum Daerah Simeulue.

Korban mengalami pemukulan dibagian dadanya dan korban sempat ditarik rambutnya oleh pelaku di kawasan jalan umum Desa Busung, Kecamatan Teupah Tengah.

Edy melanjutkan TNI seharusnya tidak melakukan tindakan yang brutal terhadapa masyarakat sipil, apalagi sampai memukul anak pelajar. “Proses pengajuan damai tidak menghilangkan proses hukum yang tetap harus dikedepankan,” kata Edy Syah Putra.

Tanggapan Kodam Iskandar Muda 

Menanggapi peristiwa ini, Panglima Kodam Iskandar Muda (Pangdam IM) melalui Kepala Penerangan IM, Kolonel Subagio Irianto mengatakan kasus tersebut sudah diselesaikan secara kekeluargaan.

“Segala keperluan untuk berobat sudah ditanggung, namun proses hukum kepada pelaku tetap ditegakkan. Saat ini yang bersangkutan masih ditahan dan diperiksa di Kodim 0115 Simeulue,” ujar Subagio.

Menurutnya kronologis kejadian bahwa anak pelajar SMP tersebut bersama rombongannya diduga tabrak lari terhadap anak kecil dan dilakukan pengejaran oleh aparat kepolisian setempat.

Kemudian pelajar itu masuk sebuah gang (red- jalan kecil) dan kebetulan ada anggota TNI di gang tersebut. Setelah diperiksa polisi, memang benar yang nabrak tersebut adalah teman satu rombongan korban pemukulan.

“Apapun alasannya bahwa pemukulan tersebut tidak dibenarkan, maka yang bersangkutan tetap diproses sesuai hukum yang berlaku,” demikian Kapendam IM, Subagio Irianto. [red]

To Top