Hukum

Kelompok Abu Minimi Diringkus, Paket Ganja Diamankan

ACEHTERKINI.COM | Jajaran Kepolisian Resort (Polres) Aceh Timur berhasil mengamankan satu pucuk senjata laras panjang jenis AK-56, serta satu buah magazane 17 butir peluru dan ganja kering siap edar, Kamis (13/11/2014).

Kapolda Aceh, Husein Hamidy melalui Kepala Penerangan Polda, Gustav Leo membenarkan penangkapan tersebut.

“Kelompok Din Minimi sudah ditangkap, Polisi terus memburu Din Minimi,” ujar Gustav Leo.

Informasi yang diperoleh acehterkini, sejumlah barang bukti tersebut diamankan Polisi dari MJ alias AD (22), warga asal Desa Alue Bu, Kecamatan Peurlak Barat, pada pukul 12.00 WIB, Kamis (13/11/2014) siang tadi. MJ diringkus berdasarkan informasi yang diperoleh.

Setelah mendapat informasi adanya kelompok bersenjata yang diduga komplotan Din Minimi di wilayah Peurlak Barat, Polisi yang dipimpin langsung oleh Kapolres Aceh Timur AKBP. Muhajir SIK, kemudian mengepung wilayah tersebut.

Ditangan tersangka, Polisi menyita satu pucuk senjata laras panjang AK-56, satu magazane 17 butir peluru, 65 paket ganja kering siap edar dan berkas alat survival untuk bertahan dihutan.

Polisi menyimpulkan, MJ pernah terlibat serangkaian kasus dan tercatat sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO).

Setelah MJ dibekuk, Polisi kemudian melakukan pengembangan. Polisi menyisir lokasi lain yang tak jauh dari tempat penangkapan pertama. Sementara diloksi kedua, Polisi juga kembali menyita satu pucuk senjata api rakitan jenis Pistol.

Polisi mengamankan dua lainnya yang masing-masing berinisial BS (37), warga asal Dusun Tanjung Layang, Kampung Tanjung Pura, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, Provinsi Riau dan MS (28), warga asal Desa Alue Bu, Pereulak Barat, Aceh Timur.

Tersangka bernisial MJ dan dua orang lainnya yang sempat diamankan kini tengah dalam proses penyelidikan lebih lanjut. Dari pengembangan sementara, Polisi menyebut tersangka MJ adalah anak buahnya Din Minimi.

Diketahui kelompok Abu Minimi yang dipimpin Nurdin, warga Aceh Timur ini merupakan mantan Anggota Gerakan Aceh Merdeka (AGAM). Ia bersama kawan-kawannya membuat pernyataan untuk melalukan perlawanan kepada Pemerintah Aceh sejak Oktober 2014 lalu. [Jamal]

To Top