Hukum

Kasus Kasbon, Mantan Bupati Aceh Utara DPO

ACEHTERKINI.COM | Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh secara resmi menetapkan mantan Bupati Aceh Utara Ilyas A Hamid masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Dimasukkanya mantan bupati tersebut dalam daftar DPO disampaikan oleh Kepala Kejati Aceh Tarmizi terkait dengan kasus kasbon di Aceh Utara senilai Rp7,5 miliar.

Kajati Aceh menerangkan, sejak kasus tersebut ditangani, Ilyas A Hamid tidak pernah memenuhi panggilan kejaksaan.

“Selain sudah kita masukkan dalam DPO, kita juga sudah ajukan surat pencekalan ke Kementrian hukum dan HAM guna mencegah yang bersangkutan melarikan diri,” kata Kajati saat melakukan penandatangan kerjasama dengan PLN di Kantor Kejaksaan Tinggi, Kamis (6/11/2014).

Sedangkan rekan Ilyas Pase yang terlebih dahulu jadi tersangka dalam kasus serupa yaitu Melody Taher mantan Kepala Bagian Ekonomi dan Investasi sekretariat daerah Kabupaten Aceh Utara sudah ditahan di rutan Lambaro Aceh Besar.

Kasus kasbon keuangan Kabupaten Aceh Utara ini telah dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Banda Aceh. Penetapan Ilyas sebagai tersangka tertuang dalam Surat Penetapan Tersangka Nomor : R-1010/N.1/F.d.1/10/2014 tanggal 23 Oktober 2014 dimana tersangka dalam kasus tersebut telah memerintahkan dan mengarahkan Drs.Melodi Taher yang saat itu menjabat selaku kepala bagian ekonomi dan investasi sekretariat daerah kabupaten Aceh Utara.

Atas perintah dan persetujuan Ilyas yang saat itu menjabat Bupati Kabupaten Aceh Utara pada tanggal 15 oktober 2009 telah mengajukan pinjaman daerah atas nama Pemkab Aceh Utara sebesar Rp.7.500.000.000,- (tujuh milyar lima ragus juta rupiah) ke Bank BPD Aceh cabang Lhokseumawe.

Hasil pencairan uang pinjaman tersebut tidak masuk ke rekening kas umum daerah, tetapi dimasukkan ke rekening kredit nomor 04015901337 dan rekening giri 030 01.02.590056-6 atas nama kabag ekonomi dan investasi dimana specimen ditanda tangani oleh Drs. Melodi M Taher sendiri atas perintah Ilyas.

Kemudian uang tersebut atas perintah tersangka dibagikan kepada orang yang tidak ada sangkut pautnya dengan maksud pinjaman daerah tersebut serta untuk kepentingan Melodi M Taher sehingga telah menyebabkan kerugian negara cq Pemkab Aceh Utara sebesar Rp.7.500.000.000,- sebagaimana LHA BPKP Perwakilan Provinsi Aceh Nomor. SR-1121/PW01/05/2014 tanggal 02 juni 2014. [wol]

To Top