Sosial

Jumlah TKI Paling Banyak ada Di Malaysia

ACEHTERKINI.COM Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja (BNP2TKI) mencatat pada Januari-30 September 2014, TKI paling banyak bekerja di Malaysia dibanding negara lainnya.

“Sebanyak 95.785 dari 325.821 orang TKI bekerja di Malaysia,” kata Direktur Penyiapan dan Pembekalan Pemberangkatan BN2TKI, Wisantoro di Jakarta, Senin (10/11/2014).

Dia menambahkan pada saat itu mencapai 62.647 orang TKI bekerja di Taiwan, sedangkan yang bekerja di Arab Saudi sebanyak 34.182 orang.

Sementara TKI lainnya yang bekerja di Hong Kong sebanyak 28.182 orang, Singapura 23.273 orang, Uni Emirat Arab 14.124 orang, Oman 12.531 orang, Korea Selatan 9.208 orang, Brunei Darussalam 8.025 orang, Amerika Serikat 7.474 orang, Qatar 6.249 orang, Bahrain 3.776 orang, Jepang 2.036 orang, Kuwait 1.402 orang, Turki 1.107 orang, Italia 1.036 orang, Kanada 800 orang, Tiongkok 782 orang dan Pulau Fiji 727 orang.

“TKI yang bekerja di Spanyol sebanyak 704 orang, Belanda 655 orang, Mauritius 613 orang, Thailand 529 orang, Jerman 516 orang, Trinidad dan Tobago 480 orang dan lainnya 8.978 orang,” ujarnya.

Wisantoro mengemukakan TKI yang sudah menikah sebanyak 191.215 orang atau 59 persen, belum menikah 103.872 orang atau 32 persen dan duda atau janda sebanyak 30.734 orang atau 9 persen.

Menurut dia, jumlah TKI yang bekerja di sektor formal pada saat itu sebanyak 178.726 orang, sedangkan sektor informal 147.095 orang.

TKI itu antara lain bekerja sebagai pengurus rumah tangga, tukang masak, pengasuh bayi atau anak sebanyak 103.439 orang, pekerja kebun 35.848 orang, perawat jompo 37.121 orang, operator 29.966 orang, operator produksi 5.913 orang, pekerja bangunan 6.208 orang, buruh 3.871 orang, sopir 4.609 orang, nelayan 3.427 orang dan pelayan 1.526 orang.

Penurunan TKI yang bekerja di sektor informal disebabkan pembenahan penempatan TKI di beberapa negara Timur Tengah.

Selain itu, lanjutnya BNP2TKI melakukan pengetatan penempatan TKI dengan pemberlakuan durasi pelatihan dan ketersediaan tenaga yang tidak memiliki ketrampilan di daerah berkurang.

“Berdasarkan kelompok lapangan usaha, TKI paling banyak bekerja di kelompok jasa kemasyarakatan, sosial dan perorangan sebanyak 168.603 orang, pertanian, peternakan, kehutanan dan perikanan sebanyak 56.433 orang dan industri pengolahan 44.290 orang,” katanya. [inilah/Ant]

To Top