Peristiwa

Gunung Paro Longsor, Jalur Geumpang Pidie Mulai Rame

ACEHTERKINI.COM | Kondisi sebagian badan jalan di Gunung Paro yang amblas belum juga berangsur pulih. Lalu lintas Banda Aceh – Calang putus total. Pelaksanaan tanggap darurat diberlakukan mulai, Senin (3/11/2014). Kini warga menggunakan jalur lain yaitu Tutut (Aceh Barat) – Geumpang (Pidie) – Seulimum (Aceh Besar) – Banda Aceh.

acehterkini terus mencoba update terkait bencana Provinsi Aceh (Baca: Longsor Gunung Paro, Ditetapkan Bencana Provinsi)  ini pasca putusnya jalan lintas Banda Aceh – Calang – Meulaboh.

Edward, Agus yang berpofesi sebagai supir angkutan mengatakan jalan Geumpang Pidie satu-satunya jalan alternatif ke Ibu Kota Provinsi Aceh, Kota Banda Aceh.

“Walaupun jauh dan sangat lama dalam pergunungan, ini satu-satunya jalan ke Banda Aceh,” kata Agus salah seorang supir angkutan Banda Aceh – Tapak Tuan.

Agus mengatakan kalau hujan terus sampai sepekan, jalan Tutut – Geumpang – Banda Aceh lebih rawan terhadap longsor.

Hal yang sama juga dikatakan Edwar, Supir L-300 Banda Aceh – Meulaboh. Saat dihubungi acehterkini, Edwar mengatakan jalan Tutut – Geumpang – Banda Aceh lebih parah, ruas jalan sempit dan rawan longsor.

“Seharusnya Pemerintah Aceh menyediakan transportasi laut, kalau jalur darat terancam,” kata Edwar.

Fahri, warga Bangkeuh Kecamatan Geumpang sempat terhubung oleh media ini. Saat dihubungi, Fahri mengaku hujan deras masih mengguyur kawasan Geumpang. “Saat ini transportasi dari Meulaboh – Banda Aceh via Geumpang sudah semakin ramai,” katanya.

Terkait kondisi jalan Geumpang, Kepala Dinas Bina Marga Aceh, Anwar Ishak dalam pertemuan di Pendapa Gubernur Aceh, Minggu (3/11/2014) mengatakan ruas jalan kubu aneuk manyak sedikit sempit tapi bisa dilalui.

“Kita juga sudah siapkan alat berat untuk mengantisipasi longsor di lintas Tutut – Geumpang – Banda Aceh,” kata Anwar Ishak. [fh/hendra]

To Top