Lingkungan

Gajah Mati Di Teunom Tidak Bisa Diotopsi

ACEHTERKINI.COM | Seekor gajah betina yang mati mengganaskan di Alue Meuraksa, Kecamatan Teunom, Kabupaten Aceh Jaya, Rabu (20/11/2014) tidak bisa diotopsi. Hal tersebut dibenarkan Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), Genman Hasibuan.

Kepada acehterkini, Kamis (20/11/2014), Genman mengatakan tim yang berjumlah 10 orang telah melakukan identifikasi. “Tim tidak bisa melakukan otopsi karena gajah tersebut mati sudah tujuh hari, cairan dalam tubuhnya sudah mulai keluar, tim juga menemukan kawat listrik di kebun masyarakat di sekitar lokasi tersebut,” ujar Genman.

Gajah betina yang mati mengganaskan itu berusia 12 tahun. Sudah mulai tercium bau bangkai. “Lokasinya jauh dari pemukiman masyarakat, sehingga bangkainya dibiarkan secara alami,” ujar Kepala BKSDA Aceh.

Sebelumnya warga Alue Meuraksa menemukan bangkai gajah di Alue Meuraksa, Kecamatan Teunom pada Rabu, 19 November.[hendra]

To Top